Baznas PPU Terbitkan Kartu NPWZ

November 15, 2017 by  
Filed under PPU, Religi, Sosial & Budaya

VIVABORNEO.COM, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Penajam Paser Utara menerbitkan kartu Nomor Pokok Wajib Zakat atau NPWZ,   yang terkoneksi ke database Basnas Pusat di Jakarta,  bagi para  pembayar  zakat aktif.

Kartu NPWZ ini serupa dengan Kartu Nomor Peserta Wajib Pajak (NPWP), karena semua terhubung ke satu data di Baznas Pusat dan dapat digunakan  dimana saja dan kapan saja oleh pembayarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, H Tohar mengatakan masyarakat  masih beranggapan jika membayar zakat waktunya saat bulan Ramadhan saja. Padahal membayar zakat tersebut dapat dilakukan kapan saja.

“Kita masih berpikir membayar zakat hanya di bulan Ramadhan saja. Sehingga biasanya penerimaan zakat kerap meningkat saat di bulan Ramadhan. Padahal ini masih keliru dan kurang tepat,” ucapnya.

Ketua Baznas Kabupaten PPU, H. Solikhin Sofyan menjelaskan target penerimaan zakat tahun 2017 sebesar Rp.2 miliar hampir tercapai karena seluruh PNS dilingkungan Pemkab PPU telah terdaftar sebagai  pembayar zakat atau muzaki  yang membayar zakat dari gaji tiap bulannya.

“Untuk target tahun 2018 kita naikkan menjadi Rp.3 miliar. Kenaiakan ini kita targetkan berasal dari karyawan-karyawan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PPU.  Masih besar potensinya,” ucapnya Kamis (2/11/17).

Dengan terbitnya kartu NPWZ ini diharapkan kepercayaan pembayar zakat  akan bertambah karena kartu tersebut dapat melihat rincian pembayaran zakat serta kemana zakat tersebut disalurkan.

Solikhin menjelaskan penerbitan kartu NPWZ  ini di Kaltim oleh Baznas Kabupaten PPU merupakan  kabupaten  yang ketiga setelah Kabupaten Berau dan Kota Balikpapan.

Selain penyerahan kartu NPWZ kepada Sekretaris Daerah  H.Tohar dan Kepala Kementerian Agama, Maslekhan,  juga ditandatangi Program Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) oleh Baznas se-kabupaten – kota di Kaltim.(vb/yul)

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.