Atlet Gulat SKOI Kaltim Raih 6 Medali

August 11, 2017 by  
Filed under Olahraga Lain

SAMARINDA – Prestasi membanggakan kembali dicapai atlet Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim tahun ini. Kali ini prestasi tersebut diraih atlet gulat SKOI Kaltim dalam event Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cabor Gulat PPLP/PPLPD/SKO yang digelar 1-5 Agustus 2017 di GOR Alun-Alun Serang, Banten.

Dari 15 atlet yang diturunkan pada event tersebut, enam medali diraih atlet maupun alumni SKOI Kaltim yang tergabung di PPLP Kaltim. Enam medali tersebut, yaitu satu emas diraih Nur Aulia Saputri di nomor tanding 38 kg bebas putri. Lima perunggu, yakni diraih M Riski Maulidan nomor tanding 38 kg bebas putra, Ilham Jayadi 42 kg bebas putra, Ikhsan 46 kg bebas putra, Safari 46 kg grico putra dan Rania Rasaifa W 56 kg bebas putri serta satu emas diraih atlet PPLPD asal Kukar.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan daerah. Karena, atlet SKOI baik yang aktif maupun alumni mampu menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional,” kata Kepala Dispora Kaltim Fachruddin Djaprie didampingi Kepala UPTD SKOI Kaltim Agustianur di Kantor Dispora Kaltim, Selasa (8/8/2017).

Fachruddin mengatakan prestasi tersebut diharap dapat memberi motivasi atlet SKOI maupun PPLP agar lebih semangat berlatih. Selain itu, hasil tersebut juga menjadi evaluasi atlet untuk mengukur kekuatan lawan apabila ada kejuaraan nasional berikutnya. Termasuk untuk event Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Semoga pada event selanjutnya atlet SKOI mampu memberikan lebih banyak prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Karena, itulah tujuan dibangunnya SKOI agar membina dan mencetak atlet muda berkualitas dan berprestasi di cabor masing-masing, sehingga membanggakan daerah dan negara,” jelasnya. (jay/sam)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.