Pelaku Usaha Harus Manfaatkan Modal Perbankan

August 11, 2017 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pelaku usaha baik koperasi maupun usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus bisa memanfaatkan kredit usaha atau permodalan melalui lembaga perbankan. Hal ini ditegaskan Sekretaris Provinsi Kaltim usmadi pada Workshop Wirausaha di UPTD P2KUKM Disperindagkop UKM Kaltim, Kamis (10/8/2017).

Menurut Rusmadi, pemerintah daerah sudah menyiapkan berbagai jenis kredit di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha.

“Kalau ingin semakin berkembang usahanya. Maka, pelaku usaha harus berani pinjam kredit diperbankan untuk modal usaha,” katanya.

Rusmadi mengakui koperasi dan UMKM memiliki posisi yang sangat strategis dalam memacu pertumbuhan perekonomian daerah terlebih nasional. Bahkan lanjutnya, koperasi dan UMKM secara nasional juga Kaltim dari sisi jumlah usaha maka koperasi dan UMKM mendominasi atau sebesar 99 persen.

Total usaha baik koperasi maupun UMKM di Kaltim tercatat sekitar 450 ribu lebih sedang pengusaha kelas atas tidak lebih dari seribu pelaku. Peran koperasi UMKM di Kaltim hanya mampu berkontribusi 15 persen sedangkan nasional mencapai 57 persen. Padahal ungkapnya, peluang usaha yang dimiliki koperasi dan UMKM tidak berbeda dengan pengusaha-pengusaha besar.

“Jumlah besar tapi kontribusi kecil. Inilah perlunya dukungan modal usaha diakses di perbankan. Jangan takut agunan karena sudah ada PT Jamkrida,” ungkap Rusmadi.

Sementara itu Kepala Disperindagkop UKM Kaltim H Fuad Asaddin mengemukakan workshop dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional dan UKM.

“Kegiatan ini kontribusi dan dukungan BPD Kaltim melalui dana CSR-nya guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha koperasi dan UMKM,” ujar Fuad.

Workshop mengambil tema manfaat kebersihan dan gizi makanan yang sehat dalam mengelola usaha diikuti 200 pelaku usaha dan dihadiri Pgs Pemimpin Divisi Kredit UMKM dan Konsumer BPD Kaltim Sofyan Agus.(mas)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.