LPG Braght Gas, Si Unyu yang Non Subsidi

August 4, 2017 by  
Filed under Opini

Melihat tampilan “Si Pinky” yang unyu-unyu sudah tergambar kalau tabung gas LPG berisi 5,5 kilo gram (kg) ini adalah ditujukan untuk masyarakat kelas menengah ke atas alias masyarakat mampu atau menengah ke atas.

Berbeda tampilan dengan tabung gas LPG “melon” berisi 3 kg, yang terkesan lusuh, cat mengelupas dan kerap berkarat hingga tak jarang “kepala dan kaki-kaki penyangga” tabung penyok  karena dibanting-banting saat pengangkutan tabung kosong.

Menurut penjelasan  Domestic Gas Manager Pertamina MOR VI Kalimantan, Irto Petrus Ginting, warna pink atau merah muda ini sengaja dipilih untuk menyasar ibu-ibu rumah tangga yang selalu kepincut dengan warna merah jambu ini.

“Pada awal perencanaan saya ikut ambil bagian dalam menentukan warna bright gas ini. Dari beberapa warna yang disodorkan mulai dari hijau, merah dan lainnya, terpilihlah warna pink yang dianggap dapat mewakili warna favorit ibu-ibu,” ujarnya saat sosialisasi tabung gas 5,5 kg di Aula Kantor Bupati Kabupaten Paser, Rabu (2/8/17).

PT Pertamina Balikpapan memulai program sosialisasi penggunaan tabung gas 5,5 kg untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tergolong mampu seperti aparatur sipil negara dan usaha rumah makan skala besar agar menggunakan tabung 5,5 kg atau 12,5 kg dan tidak menggunakan tabung melon 3 kg yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

“LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan usaha mikro. Usaha mikro yaitu mereka yg memiliki kekayaan bersih 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha dan hasil penjualan tahunan paling banyak Rp.300 juta,” jelas Irto.

Sosialisai pertama dilakukan PT Pertamina Balikpapan di Kota Samarinda yang menyasar pegawai Pemko Samarinda. Sedangkan kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Paser dan akan berlanjut pada Kota Balikpapan dan kabupaten dan kota lainnya di Kaltim.

Saat sosialisasi. Juga dilakukan pprogam penukaran tabung gas LPG 3 kg dengan tabung gas pinky 5,5 kg, seperti yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Paser.

Kelebihan si pink dibandingkan dengan tabung melon adalah tingat keamanan yang lebih baik dengan penggunaan katup pengaman ganda (double) yang meminilaisir kebocoran gas saat dipasang. Selain itu, seal penutup memiliki hologram yang tidak dapat dibuka sebelum digunakan.

Usai sosialisasi, bertempat di halaman Kantor Bupati,  Pertamina memberikan promo menarik kepada ASN yang  dapat menukarkan dua tabung kosong LPG 3 kg dengan satu tabung Bright Gas 5.5 kg.  Sedangkan penukaran satu tabung LPG 3 kg dengan Bright Gas 5.5 kg cukup menambah  Rp 109.000. Jumlah tabung bright gas 5.5 kg pada promo ini terbatas hanya 100 tabung saja.

Bright Gas 5,5 Kg tersedia di agen Non PSO, PT Sama Taka dan terdapat 35 sub agen Non PSO yang tersebar di Kabupaten Paser. Selain itu, 136 pangkalan LPG PSO, SPBU, dan indomaret di wilayah Kabupaten Paser menyediakan Bright Gas 5.5 kg.

Memang sudah saatnya, masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi untuk dapat menggunakan tabung gas LPG non subsidi. Selain dapat membantu pengurangan subsidi oleh pemerintah, tentunya juga membantu warga miskin dan pelaku usaha kecil untuk tidak mengurangi hak dan jatah gas mereka.(vb/yuliawanandrianto)

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.