Kaltim Harus Lakukan Diversifikasi dan Hilirisasi

July 14, 2017 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

VIVABORNEO.COM, Diversifikasi produk dan industri hilirisasai menjadi isu hangat yang akan dibahas dalam  rangkaian kegiatan rapat koordinasi Menteri Koordinasi Kemaritiman dengan sejumlah menteri terkait serta gubernur se-Kalimantan yang berlangsung di Balikpapan, 13-14 Juli 2017.

Transformasi ekonomi dari minyak, gas dan batu bara menuju industri hilirisasi  menjadi pokok bahasan selain isu diversifikasi, pembangunan infrastruktur transportasi, peningkatan sektor pariwisata dan pembahasan tingkat inflasi daerah.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, dalam Bincang  Media bersama wartawan nasional dan lokal di Balikpapan menjelaskan pembangunan di Kalimantan Timur harus dipacu untuk pengelolaan sumber daya alam dengan basis diversifikasi produk dan pembangunan industri hilirisasi.

Hingga saat ini, masih sedikit sekali sumber daya alam Kaltim seperti migas dan batu bara yang diolah secara multi produk dan dijadikan produk turunan hilirisasi lainnya.

“Selama beberapa dekade Kaltim menjadi lumbung energi bagi Indonesia, namun hilirisasi industrinya tidak berjalan. Konektivitas infrastruktur juga belum terhubung maksimal. Ketika harga migas dan batu bara anjlok Kaltim menjadi provinsi yang lambat pertumbuhannya,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pertambangan dan Energi Kemenko Maritim, Yudi Prabangkara menjelaskan Presiden Joko Widodo meluncurkan pemikiran yang orisinil untuk menjadi poros maritim dunia.

Untuk mewujudkan menjadi poros maritim dunia tersebut, Indonesia harus siap dengan pembangunan yang merata antara Indonesia Barat dan Timur.

“Dengan poros maritim dunia ini, diharapkan Indonesia dan daerah-daerah dapat memetik hasil dari kebijakan Presiden Joko Widodo  ini  yaitu terhubungnya konektivitas jalur perhubungan laut dan darat, seperti pembangunan jalan dan rel kereta api,” ujarnya.

Dalam bincang media ini juga akan dibahas paparan apa saja yang akan berlangsung pada bahasan di tingkat menteri dan kepala daerah se-Kalimantan dengan kehadiran langsung Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan, pada Jumat (14/7/17)

Selain itu turut hadir pula Menteri ESDM, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum Pera, Gubernur Bank Indonesia, dan seluruh gubernur se-Kalimantan.(vb/yul)

 

 

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.