Pengusaha Kanada Minat Investasi ke Kaltim

May 17, 2017 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Kaltim ternyata masih sangat menggiurkan. Molek potensi Kaltim nampaknya juga menarik minat para pengusaha Provinsi Alberta, Kanada untuk menginvestasikan dana mereka di Bumi Etam.

Hal tersebut terungkap saat Gubernur Awang Faroek Ishak menerima kunjungan Trade Commissioner Cannadian Embassy In Jakarta Mr David Williams dan rombongan di Kantor Gubernur, Rabu (17/5/2017).

Gubernur menegaskan Kaltim sangat terbuka dengan masuknya investasi dalam negeri maupun luar negeri. Potensi Kaltim sangat prospektif dikembangkan dan untuk itu sangat diperlukan dukungan investasi.

“Di Bontang akan dibangun refinary baru dengan kapasitas 300 ribu barrel per hari. Silahkan jika Kanada berminat dalam bisnis migas,” kata Awang.

Bukan hanya potensi investasi di bidang migas, Gubernur juga membeberkan potensi investasi Kaltim lainnya diantaranya proyek jembatan tol dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ke Balikpapan.

Lebih jauh dijelaskan Gubernur, Kaltim memiliki delapan kawasan pusat pertumbuhan. Yakni Kawasan Industri Kariangau dan Buluminung di Balikpapan dan PPU. kawasan industri kayu dan industri perkapalan di Samarinda.

“Di Buluminung akan ada 12 technopark. Di sana juga akan tersambung dengan Kereta Api Borneo. Sedangkan di Samarinda tidak sedikit pengusaha dari Singapura yang membuat kapal di Samarinda,” ujar Awang berpromosi.

Selanjutnya ada kawasan industri berbasis gas dan kondensat di Bontang. Kawasan Ekonomi Khusus Maloy dan Kawasan Industri Pariwisata Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau.

Ada pula Kawasan Industri Pertanian (Food and Rice Estate) Kabupaten Paser dan PPU, Kawasan Industri Pertanian (Food and Rice Estate) Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Barat, delapan, serta Kawasan Strategis Nasional perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Sabah dan Serawak.

“Kami sedang giat-giatnya membangun infrastruktur. Kami juga membangun kawasan industri minyak dan batubara, juga kelapa sawit. Untuk minyak, kita sudah bekerja sama dengan Perancis dan Jepang di Blok Mahakam. Ke depan masih ada blok-blok migas lain yang bisa dikerjasamakan. Silahkan jika Provinsi Aberta Kanada berminat,” tantang Awang.

Bila tertarik, Gubernur menyilahkan para pengusaha Kanada untuk berkomunikasi dengan BUMD yang memiliki otoritas. “Silahkan ditindaklanjuti. Kami percaya Kanada punya kemampuan dan kapasitas dalam pengembangan migas. Jika ada waktu silahkan datang ke Bontang dan Balikpapan untuk melihat industri migas dan kondensat yang ada di sana,” seru Awang.

Gubernur juga berjanji akan segera melaporkannya kepada Menteri ESDM dan Menteri Luar Negeri jika Provinsi Alberta Kanada benar-benar serius ingin berinvestasi di Kaltim.

Trade Commissioner Cannadian Embassy In Jakarta Mr David Williams sangat mengapresiasi sambutan Gubernur Awang Faroek dan jajaran Pemprov Kaltim.

“Investasi yang sangat baik antara Indonesia dan Kanada harus berjalan dua arah. Saya melihat banyak ketertarikan investor dari Kanada dan ini kesempatan yang baik bagi Pemerintah Kanada untuk menjembatani hal itu. Delegasi Alberta yang berada di sini merupakan ekspresi ketertarikan investor dari Kanada terutama dari Alberta,” ucapnya. (sul/adv)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.