Kemhan Target 100 Juta Kader Bela Negara

May 11, 2017 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA, VIVABORNEO.COM, Sebagai tindak lanjut Gerakan Nasional Bela Negara yang telah dicanangkan oleh Presiden RI pada Hari Bela Negara 19 Desember 2014 lalu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) menggelar Pembekalan Kader Bela Negara di Kampus Revolusi Mental, Badan Perberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim, Rabu Pagi (10/5).

Kepala Kantor Pertahanan (Kanhan) Kaltim Brigjen TNI Rukman Ahmad mewakili Dirjen Pothan Dr. Sutrimo dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini menjadi upaya untuk menyatukan langkah pembinaan kesadaran bela negara karena merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan nasional.

Sehingga pelaksanaannya tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan semata tetapi melalui kementerian atau lembaga dan segenap komponen bangsa.

“Pembentukan Kader Bela Negara juga dimaksudkan untuk membangun kesadaran bela negara yang merupakan salah satu upaya revolusi mental melalui pembangunan karakter bangsa, sebagaimana menjadi program prioritas pemerintah yang tertuang dalam Nawa Cita” ujarnya.

Kesadaran tersebut juga menjadi modal sosial bagi bangsa Indonesia sekaligus menjadi deterrence effect bagi bangsa lain yang ingin mengganggu, mengancam, bahkan menghancurkan Indonesia dari berbagai sisi.

“Guna mewujudkan sumber daya manusia jiwa nasionalisme,cinta tanah air dan kesadaran bela Negara, dalam lima tahun ke depan Kemhan RI akan membentuk kader bela Negara melalui institusi kabupaten/kota, yang dilaksanakan secara sinergitas,” katanya.

Kemhan berharap pada tahun 2024 mendatang Indonesia semakin kuat dengan sekitar 100 juta penduduk yang memiliki kesadanan bela negara. Khusus Kaltim, pembentukan kader bela negara kali ini merupakan kali ketiga dilaksanakan dengan jumlah sedikitnya 150 orang peserta. Sebelumnya dilaksanakan di Kota Balikpapan pada 2015 gabungan kabupaten/kota, dan pada Agustus 2016 di Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebanyak 300 peserta.

Sejak dicanangkan, setidaknya sudah terbentuk sekitar 72 juta orang kader bela Negara. Secara metrik diharapkan terbentuk sekitar 4 juta orang kader terdiri dari berbagai kalangan masyarakat.

“Ini amanah konstitusi. UUD 45 pasal 30 ayat 1 dan pasal 27 ayat 3 menyatakan setiap warga negara wajib dan berhak ikut dalam bela Negara. Kalau melihat sistem pertahanan negara sifatnya pertahanan semesta. Semesta ada tiga sifat. Kesemestaan, kewilayahaan, dan rakyat. Makanya rakyat jadi kekuatan pertahanan baik militer maupun non militer,” katanya. (vb/rdg)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.