Dari Cafe Para Wartawan, Kini Jadi Gerakan Sosial Se-Kaltim

April 21, 2017 by  
Filed under Serba-Serbi

Samarinda, Gerakan Antihoax Jurnalis Kalimantan Timur terbentuk dari sebuah ide sederhana. Berawal dari Cafe Pyramid di Jalan Dahlia –dikenal sebagai pusat tongkrongan wartawan di Samarinda– di Jalan Dahlia, segelintir jurnalis Kota Tepian bersepakat untuk melakukan pertemuan untuk membahas persoalan hoax yang kadung menggejala di kalangan masyarakat.

Pada akhirnya, rencana itu sukses digelar Rabu 18 Januari 2017 lalu di Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi Kaltim, Jalan Basuki Rahmat. Dengan mengangkat tema “Cerdas Tanpa Hoax”, sejumlah jurnalis dari pelbagai wilayah hadir dalam pertemuan perdana tersebut. Diantaranya dari Samarinda, Balikpapan, Tenggarong, Bontang, Kutai Timur, dan kabupaten/kota lain. Mereka berasal dari media cetak dan elektronik.

Diskusi dalam pertemuan yang berlangsung sekira 3 jam itu kemudian mengarah pada aksi-aksi langsung untuk mengkampanyekan antihoax kepada masyarakat. Rencana untuk menggandeng sejumlah pihak, berjalan mulus dikemudian hari.

Hanya butuh waktu 3 minggu, Gerakan Antihoax Jurnalis Kaltim intens menggelar roadshow secara live dan offline. Kampanye mulai dilakukan di runag publik –seperti Big Mal, Samarinda– dan tampil di sejumlah talkshow televisi lokal hingga nasional di pelbagai tempat.

Sadar akan gerakan sosial ini semakin besar, sejumlah jurnalis kemudian bersepakat membentuk kepengurusan. Untuk posisi ketua, para jurnalis bersepakan untuk memercayakannya kepada Charles Siahaan –owner NBO Magazine dan beritakaltim.com. Sementara untuk sekretaris, dipilih Faisal Rahman –owner Klik Group/General Manager kliksamarinda.com.

Seiring berjalannya waktu dan kebutuhan organisasi, pembahasan tentang struktur kepengurusan mulai intens dibahas dalam grup aplikasi WhatsApp. Dimana, didalamnya tak hanya diisi para jurnalis se-Kaltim, melainkan juga tokoh masyarakat hingga para pejabat tingkat kota dan Kaltim.

“Kami bersyukur gerakan ini disambut baik oleh teman-teman jurnalis dan media masing-masing. Gerakan ini besar hingga kini tak lepas dari peran semua pihak yang mendukung,” ungkap Charles Siahaan, Ketua Gerakan Antihoax Jurnalis Kaltim, Kamis 20 April 2017, hari ini. (*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.