Kejati Penajam Musnahkan Barang Bukti Pengadilan

April 19, 2017 by  
Filed under Hukum & Kriminal

PENAJAM VIVABORNEO.COM, Kejaksaan Tinggi Penajam memusnahkan ratusan jenis barang bukti dari 39 perkara yang telah berkekuatan hukum  di pengadilan selama perode November 2016 hingga Maret 2017.

Kepala Kejaksaan Tinggi Penajam, Zullikar Tanjung menjelaskan barang-barang yang dimusnahkan diantaranya telepon genggam,  narkotika jenis shabu shabu hingga seribuan butir pil koplo.

Ada juga nenerapa buah bong penghisap shabu, serta obat-obatan daftar G yang dilarang dijual bebas dipasaran dan  jamu-jamuan yang tidak memiliki label resmi  dari BPOM.

Zullikar menjelaskan barang bukti sitaan ini merupakan hasil tangkapan di Kabupaten Penajam Paser Utara,  yang dimusnahkan dengan cara dibakar dan dilarutkan dalam air untuk jenis shabu-shabu  maupun obat-obatan narkotika.

“Terbanyak kasus di Kecamatan Penajam dan Waru,” ujar Zullikar singkat.

Diterangkan Zullikar, untuk obat-obatan daftar G, penjual tidak dilengkapi izin dari Dinas Kesehatan sehingga dianggap melanggar Undang-Undang Kesehatan. Dikhawatirkan juga, jika obat daftar G ini dipasarkan secara bebas tanpa melalui apotek berizin, kandungannya palsu dan membahayakan masyarakat.

jati Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten PPU,  Nanang Ali mengatakan hasil tangkapan ini merupakan gambaran fenomena gunung es yang hanya tampak dipermukaan, namun lebih banyak terjadi dan tidak terlihat di masyarakat.

“Saya mengimbau semua jajaran terkait dapat meningkatkan kinerja dan jumlah tangkapan pada  periode-periode mendatang,” harap Nanang Ali.

Dalam acara pemusnahan ini kejaksaan tinggi sengaja mengundang puluhan anak sekolah sebagai bagian dari Program Jaksa masuk Sekolah dan memberikan pemahaman akan bahaya narkoba yang sangat mengerikan.

Selain dihadiri Ketua DPRD,   juga hadir Komandan Kodim 0913 Penajam Paser Utara,  Letkol Czi  Dwi  imam  Santoso,   Kapolres PPU, AKBP Teddy Restiawan,  Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab PPU, Firmansyah, Ke pala Dinas Kesehatan Arnol Wayong serta  Kepala Dinas Pendidikan, Marjani.

Sebelum pemusnahan barang bukti ini dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan berita acara baik dari Komandan Kodim 0913/PPU, Polres PPU Dinas Kesehatan dan Kejaksaan Tinggi.(vb/yul)

 

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.