Pemerintah Bahu Membahu Perangi Narkoba

April 7, 2017 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Pemerintah dengan segenap aparatur sipil negara (ASN) dituntut harus terlibat bahu membahu memerangi narkoba. Caranya dengan mengajak ASN menjauhi segala bentuk narkoba dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, hingga lingkungan tempat tinggalnya.

“Intinya semua pihak harus terlibat. Memerangi narkoba sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing bersama masyarakat dan pemangku kepentingan terkait,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Brigjen Sufyan Syarif saat membuka rapat kerja pemberdayaan masyarakat anti narkoba bersama instansi pemerintah, di Samarinda, Kamis (6/4/2017).

Sebagai contoh dinas pendidikan mengajak kalangan guru dan pelajar untuk ikut memerangi narkoba. Sedangkan yang membidangi urusan pemerintahan diajak memerangi narkoba terus hingga kecamatan, lurah, dan RT.

Keterlibatan semua pihak dibutuhkan karena serangan peredaran dan penyalahgunaan narkoba senyap. “Tau-tau ada korban. Dampaknya menghasilkan generasi bodoh sehingga tidak ada daya saing internasional. Malaysia selalu membiarkan narkoba masuk lewat negaranya ke negara kita. Masa kita membiarkan, tidak menolak melawan dan memerangi,” tegasnya.

Yang jelas, sambung dia, masalah narkoba menjadi tanggung jawab bersama. Statusnya saat ini Indonesia sudah darurat narkoba. Khusus Kaltim, peredaraan gelap dan penyalahgunaannya menempati peringkat ketiga nasional.

Lebih dari itu, sindikat narkoba sudah menciptakan generasi penerus pengguna narkoba sampai mencetak generasi penerus pengedar. Mereka tidak mau berhenti, melainkan terus bekerja keras menerobos.

Itu artinya tidak mungkin BNN sendiri, polisi, atau TNI memeranginya. Seluruh komponen masyarakat, terutama pemerintah harus terlibat. Sebab jika dibiarkan akan banyak memakan korban yang dapat melemahkan generasi produktifitas Indonesia dan menjadi beban negara.

“Ini amanat UU dan Instruksi Presiden. Tidak bisa dilawan satu persatu. Harus dilawan bersama-sama. Tidak main-main dan harus serius melakukan di segala lini karena mereka terus menerus dengan modal besar dan peralatan canggih,” sebutnya.(arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.