Cegah TB, Pengurus Aisyiyah Temui Walikota Samarinda

April 6, 2017 by  
Filed under Kesehatan

Samarinda- Pengurus Aisyiyah Muhammadiyah wilayah Kaltim yang dipimpin Hj.Noor Hurriyati bertemu langsung dengan Walikota Samarinda H.Syaharie Jaang di rumah jabatan walikota,  membahas tentang memberantas Penyakit Tubercle Bacilllus (TB) dan HIV.

Saat ini Samarinda menduduki peringkat 1 untuk wilayah Kaltim sebagai penderita penyakit TB terbanyak, turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda, Drg. Nina Endang Rahayu, Kepala Badan Kesbangpol, Tejo Sutarnoto, dan beberapa pejabat terkait. Rabu (5/04/2017).

Guna memberantas bahaya penyakit TB yang mewabah di Samarinda. Walikota Samarinda Syaharie Jaang menyambut baik tujuan kegiatan dari organisasi Aisyiyah yang berencana menempatkan beberapa kadernya dalam mengadakan kegiatan pelayanan dan penyuluhan kesehatan di 6 (enam) kecamatan di Samarinda. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit menular yang mematikan kedua setelah HIV/AIDS, karena virusnya tidak hanya dirasakan oleh penderitanya saja, orang disekitarnya akan ikut tertular melalui udara, salah satunya dari saluran nafas atau bekas ludah. Menurut data Global Tuberculosis Report yang dikeluarkan WHO menunjukkan 1,5 juta orang meninggal akibat TBC/TB pada tahun 2014. Terlebih lagi hampir setengah dari kematian dari penyakit tersebut terjadi di lima negara yang paling padat penduduknya di dunia. Yaitu China, India bersama dengan Indonesia, Nigeria dan Pakistan.

“Meskipun tahun ini Pemkot Samarinda di landa ujian dengan minimnya dana, kami akan tetap berupaya membantu melalui Dinas Kesehatan Kota guna memfasilitasi kelancarannya kegiatan tersebut,”.Ucap Syaharie Jaang.

“Kurangnya pemahaman masyarakat dan banyaknya migrasi merupakan salah satu penyebab berkembangnya penyakit tersebut, apalagi Samarinda merupakan kota transit bagi para pendatang yang bertujuan ke kota lain. Boleh cari makan di Samarinda apabila mempunyai Skill, tapi jangan lupa perhatikan kesehatan dan jangan membuat sesuatu hal yang merugikan masyarakat di sekitarnya,”. Pesan Syaharie Jaang.(KMF/AR)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.