Bandara Maratua Diuji Coba Juni Mendatang

May 22, 2015 by  
Filed under Berita, Ekonomi & Bisnis

BALIKPAPAN – vivaborneo.com, Masyarakat Kepulauan Maratua Kabupaten Berau tidak lama lagi akan dapat menikmati layanan transportasi udara.  Pada bulan Juni mendatang Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim direncanakan akan melakukan uji coba pendaratan perdana.

Kepala Dishub Kaltim, Zairin Zain memberi penjelasan tentang program pembangunan bandara di Kaltim kepada Menkominfo, Rudiantara dan Kepala BPIW Kemen PUPR RI, Hermanto Dardak, didampingi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Balikpapan, Rabu (20/5).(foto:diskominfo/yoyo)

“Jika semuanya lancar kita akan lakukan uji coba pendaratan pertama di Bandara Maratua. Semoga ini menjadi kebangkitan pembangunan sektor pariwisata Kaltim,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Zairin Zain dihadapan Menkominfo, Rudiantara dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPIW Kemen PUPR) RI, Hermanto Dardak saat memberi penjelasan tentang progress  pembangunan bandara di Balikpapan, Rabu (20/5/15).

Menurut Zairin sasaran pembangunan Bandara Maratua untuk memudahkan akses transportasi menuju daerah tujuan wisata (DTW) unggulan Kaltim. Kepulauan Maratua sudah dikenal ke mancanegara sebagai salah satu tempat wisata bawah air yang indah. Apalagi Maratua merupakan satu gugusan kepulauan Derawan yang lebih dahulu dikenal dunia internasional sebagai salah satu spot selam terbaik di Indonesia.

Namun, untuk menuju kepulauan Maratua ini wisatawan dan masyarakat setempat hanya dapat menggunakan jalur laut. Jika ditempuh dari ibukota kabupaten Berau, maka wisatawan harus menggunakan jalur transportasi darat selama 3 jam kemudian dilanjutkan ke Maratua selama 1 jam menggunakan speedboat.

Dengan tersedianya bandara di Pulau Maratua ini nantinya, diharapkan kunjungan wisatawan di Berau akan dapat lebih meningkat lagi karena wisatawan dan masyarakat setempat dapat menuju langsung ke Pulau Maratua dengan lebih cepat.

“Dengan keberadaan Bandara Maratua ini diharapkan akan dapat  meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek wisata yang ada di sana. Tentunya karena kemudahan akses transportasinya,” katanya.

Bandara Maratua memiliki dengan landasan pacu sepanjang 1.400 meter sehingga dapat didarati oleh pesawat jenis  ATR 42 yang berbadan sedang dengan bentangan sayap sepanjang 30 meter.

“Yang jelas pembangunannya dilaksanakan dalam rangka mewujudkan transpormasi ekonomi dari pengembangan sektor tidak terbarukan menjadi sektor terbarukan,” ujar Zairin.(rif/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.