Kesenian Tradisional Thailand dan Yunani Pukau Pengunjung

July 4, 2013 by  
Filed under Erau

TENGGARONG – vivaborneo.com, Dihari kedua pelaksanaan pesta Erau Adat Pelas Benua Internasioanal Folklore And Art Festifal (EIFAF) 30-7 Juli 2013. Senin (1/7) malam di Panggung Budaya Pasar Seni, Tenggarong itu digelar pertunjukan kesenian budaya tradisional lokal dan kesenian budaya tradisional luar negeri.  

Kesenian tradisional lokal malam itu diwakili oleh kelompok Karya Budi dan kelompok PSBDK asal kota Raja Tenggarong. Sementara kesenian tradisional luar negeri menampilkan Phichai Uttaradit Folk Dance Group, Thailand serta Association Folk Karagouna Karditsa, Greece (Yunani).

Penambilan kedua budaya yang berbeda itu baik dari Thailand yang beranggotakan sebanyak 22 orang personil dan Yunani yang beranggotakan 26 orang personil. Penampilan mereka membuat ratusan pengunjung terpukau dan terhibur melihat pertunjukan mereka, sampai para pengunjung ini tidak beranjak dari tempat duduk maupun yang berdiri sebelum acara ini berakhir.

Dikatan salah satu pengunjung asal Kecamatan Tabang, Rusdiansyah bahwa pada malam ini kami sangat terhibur dan senang melihat penampilan dari kedua negara ini yang mempertunjukkan kesenian tradisional mereka. “Kami walapun datang jauh-jauh dari kecamatan paling ujung di Kutai Kartanegara (Kukar) dengan perjalanan yang melelahkan, namun rasa lelah itu terobati dengan melihat langsung kesenian tradisional Thailand dan Yunani,” kata Rusdi.

Rusdi yang datang bersama keluarga juga mengatakan, terima kasih kepada Pemkab Kukar dan Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar yang telah menggelar kegiatan ini, dan kami berharap pelaksanaan Erau selanjutnya tidak hanya mengundang 8 negara tetapi bisa lebih dari itu,” harapnya. (vb/rahman)     

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.