Triatno dan Eko Yuli Irawan Terima Penghargaan Dari Pemprov Kaltim

August 15, 2012 by  
Filed under Olahraga Lain

SAMARINDA – vivaborneo.com, Triatno dan Eko Yuli Irawan yang telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang Olimpiade London 2012 lalu mendapatkan penghargaan dan tali asih dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).Penyerahan penghargaan digelar bersamaan dengan Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya di lingkungan PNS Pemprov Kaltim, Selasa (14/8).

Sebagai peraih medali perunggu, Triatno yang meraih perunggu pada nomor anggkat besi mendapat hadiah sebesar Rp100 Juta dan Eko Yuli Irawan sebesar Rp75 Juta. Sedangkan Pelatih mereka, Lukman mendapat hadiah sebesar Rp75 Juta.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan, dua medali ini  merupakan  satu-satunya medali yang berhasil diraih Indonesia dari cabang Angkat Besi. Padahal cabang olahraga andalan Indonesia yaitu Bulutangkis yang diharapkan mendapat banyak medali justru  telah berguguran di babak penyisihan.

“Kepada  Triatno dan Eko Yuli Irawan  saya menyampaikan pesan agar tali asih ini hendaknya disyukuri dan dapat menjadi pemicu semangat Saudara berdua untuk dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi,” harapnya.

Selain itu keberhasilan dua atlet Kaltim ini diharapkan juga mampu menjadi pemicu semangat  Kontingen Kaltim sehingga pada PON XVIII 2012 Riau, September mendatang.

Gubernur mengharapkan Kontingen Kaltim dapat kembali berjaya, mampu mempertahankan Peringkat Tiga Besar setelah Provinsi Jawa Timur dan DKI Jaya.

“Kepada para atlet PON Kaltim pada umumnya, saya mengharapkan agar dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. PON XVIII Riau tinggal menghitung hari. Berlatihlah dengan keras untuk mempertahankan prestasi yang pernah Kaltim raih,” ujarnya. (vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.