Saka Bahari Kemah Nasional di Pulau Sebatik

December 18, 2011 by  
Filed under Berita

SAMARINDA –  vivaborneo.com- Kabupaten Nunukan akan menjadi ruan rumah Kemah Bhakti Saka Bahari Nasional yang diadakan di Pulau Sebatik, Kab. Nunukan  dan diikuti oleh 1.200 orang dari seluruh Indonesia yang dijadwalkan berlangsung  awal Januari 2012 mendatang.Demikian dikatakan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Kaltim, HM Hatta Zainal usai rapat pemberian Panji Keberhasilan Pembangunan Bidang Kepramukaan di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Rabu (15/12).

Dijelaskan Hatta Zainal, kegiatan ini sebenarnya mengambil titik bertolak  dimulai dari DKI Jakarta  sejak 28 Desember  2011 menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut, kemudian melakukan pelayaran dengan rute menuju Makasar, Balikpapan, Berau dan Tarakan  serta berakhir di Kabupaten Nunukan, 9 Januari mendatang.

Di pelabuhan Jakarta, kapal ini akan memuat anggota Pramuka dari Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Ketika singgah di Makasar akan memuat anggota dari Papua Barat, Papua, dan Makasar.

Begitupun ketika bersandar di Balikpapan, kapal perang ini akan memuat anggota Pramuka dari Kalimantan Tengah dan Selatan serta anggota Pramuka Kaltim wilayah Selatan.

“Selama perjalanan, akan diadakan ceramah tentang kebangsaan dan melihat pulau-pulau terluar, termasuk perairan Ambalat yang berbatasan laut dengan Malaysia,” ucap Hatta.

Ceramah diberikan oleh Menteri Pertahanan PurnomoYusgiantoro dan Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak dan ketika bersandar di Pulau Derawan, Kabupaten Berau akan mengadakan bersih pantai, menanam terumbu karang dan melepas anak penyu atau tukik.

“Di Sebatik nantinya juga akan dipasang bendera besar 10 ribu meter persegi yang sempat “dikibarkan” di  pantai Situbondo oleh ribuan penyelam pramuka,” jelasnya.(vb/yul)

 

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.