Menristek Apresiasi Penggunaan GeNose C-19 Untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

February 20, 2021 by  
Filed under Wisata

Bambang Brodjonegoro

JAKARTA – Penggunaan GeNose C19 untuk kepariwisataan Indonesia sangat diapresiasi Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro.

Dia menilai penggunaan GeNose C19 dapat menghidupkan industri pariwisata dan memulihkan ekonomi negeri.

“Karena GeNose C19 bisa lakukan skrining Covid-19 secara massif dengan cepat, nyaman dan harga terjangkau,” kata Bambang.saat melaunching penggunaan GeNose C19 Inovasi Indonesia untuk Kepariwisataan Indonesia, yang diselenggarakan oleh Indonesia Tourism Forum bekerjasama dengan ACCOR Group, dan didukung oleh Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan, di Hotel Raffles Jakarta (19/2).

Lebih lanjut Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan betapa powerfulnya GeNose C19 untuk mobilitas orang di dunia pariwisata karena kecepatan proses deteksi Covid-19, tingkat akurasinya yang tinggi yakni 95%-97% dan satu unit GeNose C19 mampu melakukan 100 ribu kali tes untuk skrining Covid-19.

Menurut Menristek, alat yang memanfaatkan kecerdasan artifisial tersebut dinilai mampu mendeteksi seseorang yang baru dua hari terpapar virus Corona penyebab Covid-19. Sementara, tes PCR atau rapid antigen belum mampu mendeteksi pada periode yang sama.

“Membutuhkan waktu kurang dari 3 menit untuk mengetahui hasilnya (skrining Covid-19 menggunakan GeNose). Dan yang tidak kalah penting adalah harga pengetesan. Harga total dari mesinnya itu sekitar 60 juta rupiah, tetapi bisa dipakai untuk 100.000 kali tes.

“Itu artinya sangat memudahkan wisatawan untuk bergerak tanpa diberatkan oleh uang yang harus dikeluarkan,” kata Menristek dalam acara yang dihadiri oleh asosiasi-asosiasi besar dan pelaku industry pariwisata nasional.

GeNose C19 merupakan singkatan dari Gadjah Mada Electronic Nose. Alat yang dikembangkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) dan didukung penuh oleh Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN ini mampu mendeteksi Covid-19 melalui hembusan napas.

“GeNose bekerja mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama nafas melalui hembusan nafas ke dalam kantong khusus. Selanjutnya diidentifikasi melalui sensor-sensor yang datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence).

Chairman of Indonesia Tourism Forum, Sapta Nirwandar, mengatakan ditahap awal ini GeNose C19 akan digunakan di seluruh jaringan hotel ACCOR Group, Hotel Sahid Group dan Hotel Santika Group.

“Kecepatan dan kenyamanan penggunaan GeNose C19 inilah yang membuat kami, insan pariwisata Indonesia, akan menggunakannya di seluruh destinasi wisata baik hotel, restoran, event pameran, spa, café, tempat-tempat hiburan seperti bioskop, taman rekreasi dan sebagainya. Khusus untuk hotel tahap awal akan langsung digunakan di seluruh jaringan hotel ACCOR Group, Hotel Sahid Group dan Hotel Santika Group.” kata Sapta Nirwandar.

Hybrid Launching GeNose C19 Inovasi Indonesia untuk Kepariwisataan Indonesia ini juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga serta Kepala Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kementerian Kesehatan Vivi Setiawaty serta berbagai asosiasi besar dan pelaku industry pariwisata, seperti PHRI, ASITA, INACEB, ASTINDO, MASATA, INTOA, INACA, IPI, APPBI, HIPPINDO, ASPERAPI, FOKBI dan JTF.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh insan pariwisata Indonesia atas dukungannya terhadap GeNose C19.

“Saya ucapkan selamat dan sukses atas launching GeNose C19 untuk pariwisata Indonesia, semoga dapat mempercepat kebangkitan industry pariwisata,” demikian Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan kegembiraannya.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan kebanggaannya atas kehadiran GeNose C19 ini.

“Saya bangga atas inovasi negeri sendiri, dari oleh dan untuk Indonesia,” kata Jerry Sambuaga disambut applause peserta yang hadir di Raffles Hotel.

Acara Hybrid Launching GeNose C19 yang juga didukung oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini diakhiri dengan Penandatanganan Nota Dukungan dari Asosiasi Pariwisata Indonesia kepada Menteri Riset dan Teknologi, Menteri Kesehatan, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk kesediaan mempromosikan dan memanfaatkan GeNose C19 untuk Kepariwisataan Indonesia.

Asosiasi Pariwisata Indonesia yang hadir menandatangani Nota Dukungan adalah:

  1. Haryadi Sukamdani, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)
  2. N. Rusmiati, Chairman Association Of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA)
  3. Budi Tirtawisata, Ketua Indonesian Convention & Exhibition Bureau (INACEB)
  4. Elly Hutabarat, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO)
  5. Panca Sarungu, Ketua Masyarakat Sadar Wisata (MASATA)
  6. Ricky, Sekretaris Umum Indonesia Inbound Tour Operator Association (INTOA)
  7. Denon Prawiraatmadja, Ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA)
  8. I Gede Susila Wisnawa, Ketua Umum Insan Pariwisata Indonesia (IPI)
  9.   Alphonzus Widjaya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia  (APPBI)
  10. Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO)
  11. Hosea Andreas Runkat, Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI)
  12. Lily G Karmel, Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI)
  13. Salman Dianda Anwar, Ketua Jakarta Tourism Forum (JTF)

Diakhir acara, dilakukan juga Penandatanganan Kerjasama Pembelian 100 Unit GeNose C19 oleh Accor Group Indonesia, yang diwakili oleh Adi Satria, VP Sales and Marketing Accor Hotels Indonesia, Singapore and Malaysia. (***)

 

Sandiaga Uno Ajak SMSI Bantu Kebangkitan Sektor Pariwisata

February 4, 2021 by  
Filed under Wisata

Sandiaga Salahudin Uno

JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno mengajak media-media yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk turut membangkitkan sektor pariwisata.

Ajakan itu disampaikan Sandiaga saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional yang digelar SMSI secara virtual, Rabu (3/2/2021) dengan mengusung tema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif (PENKEK Pasca Pandemi)”. Seminar nasional ini diselenggarakan untuk menandai Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

Selain Sandiaga, hadir juga sebagai narasumber pada seminar tersebut Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Airin Rachmi Diany, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H Maming dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bali Gede Pramana mewakili Gubernur Bali.

Seminar yang diikuti para ketua umum dan pengurus Asosiasi Pariwisata (PHRI, ASITA, AKPI, ASPPI, Cendikiawan Pariwisata, HPI, ASPINDO, PUTRI, MPI, HPP, HHRMA, IFBEC) serta pengurus pusat, pengurus provinsi/kabupaten/kota SMSI se-Indonesia itu dipandu oleh moderator Retno Intani (indonesiatoday.co), Aat Surya Safaat (sin.co.id) dan Hilmi Fabeta (Indonesian Creative Network).

Sandiaga dalam seminar tersebut juga memastikan 1.224 media yang tergabung itu tentunya jumlah wartawannya banyak dengan harapan dapat membantu untuk menata ulang kebangkitan dari sektor pariwisata.

”Melihat kondisi saat ini terdapat 34 juta lapangan kerja yang hidupnya di sektor pariwisata dan ini yang kami inginkan dari juga temen-temen pers nasional. Apalagi SMSI yang anggotaya terdiri 1.224 media siber. Ini saya nobatkan sebagai organisasi perusahaan pers terbesar di dunia,” ungkapnya.

Dikatakan, media siber punya peran yang sangat-sangat strategis dan bisa melakukan langkah kolaborasi dalam tiga pilar di Kemenparekraf yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia yang juga Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengaku betapa pentingnya berkoloborasi dengan media massa dalam mempublikasikan berbagai program pemerintah, termasuk memajukan pariwisata kreatif

di masa pandemi Covid-19 ini.

“Peran media massa sangatlah penting dan berarti didalam mempublikasikan, program pemerintah untuk memajukan berbagai sektor pembangunan, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Senada dengan Airin, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pusat Mardani H Maming menegaskan dunia usaha ekonomi kratif harus berkoloborasi dengan media massa.

“Sebab media itu sangat penting perannya dalam membangun informasi yang positif ke masyarakat untuk meningkatkan dan memajukan ekonomi kreatif dan pariwisata,” kata mantan Bupati Tanahbumbu Kalimantan Selatan itu.

Hal itu juga diakui, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Pemprov Bali Pramana Gede.

“Untuk mempromosikan pariwisata di Bali tidak terlepas dari peran media sehinggga kehadiran media sangat penting artinya dalam mendukung kepariwisataan dan ekonomi kreatif di Bali,”jelas Pramana Gede.

Sementara itu, Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus mengatakan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 terasa sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika dunia belum dilanda Covid-19.

“Di tengah kemerosotan semua bidang usaha akibat virus Covid-19, SMSI bersama 1.224 anggota yang terdiri dari perusahaan media siber, berusaha tetap bergandeng tangan supaya tidak terporak-porandakan akibat dampak Covid-19. Para anggota SMSI punya tugas penting dalam usahanya, yaitu menjaga semangat diri sendiri, dan menyebarkan informasi yang membawa semangat serta harapan baru untuk masyarakat,” katanya. (***)

Indahnya Kaniungan Kecil dan Lumba-Lumba Teluk Sumbang

January 3, 2021 by  
Filed under Wisata

Biduk-biduk – Potensi pariwisata Kabupaten Berau diakui Gubernur Kaltim Isran Noor memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki Negara lain. Keindahan alam yang ada dikatakan Isran Noor harus bisa dimanfaatkan, dijaga dan tidak membuatnya rusak dan punah.

Hal tersebut dikatakan Isran Noor setelah mengunjungi Pulau Kaniungan di Teluk Sumbang, Gubernur juga melihat lebih dekat Pulau Kaniungan Kecil di sisi utara Pulau Kaniungan (Kaniungan Besar), Kamis (31/12/2020).

Di pulau itu, Gubernur bahkan sempat mengelilingi seluruh lingkaran pantai berpasir putih dan indah itu. Tidak banyak pengunjung. Hanya terlihat beberapa orang yang sedang memancing.

“Dapat ikan apa,” tanya Gubernur.

“Kerapu Pak Gubernur. Tapi kecil-kecil,” jawab si pemegang joran saat mengetahui yang datang berkunjung adalah Gubernur Isran Noor.

Selain pemancing, hanya ada beberapa orang yang berkemah di tengah pulau itu.

Selesai mengitari pantai Pulau Kaniungan Kecil, Gubernur melanjutkan pemantauan ke kawasan perairan Teluk Sulaiman.

Di perairan laut yang berada di antara Teluk Sulaiman dan Pulau Kaniungan itu Gubernur Isran Noor menyaksikan ratusan  lumba-lumba menyapa dengan lompatan khas mereka.

Lumba-Lumba di kawasan itu biasa  menampakkan konvoi mereka antara waktu siang hingga senja hari.

Gubernur yakin, pasca pandemi Covid-19, jumlah kunjungan ke Pulau Kaniungan, Lamin Guntur, Labuan Cermin, Air Terjun 7 Bidadari  dan beberapa destinasi wisata di Kabupaten Berau akan semakin meningkat.

Saat kunjungan ini, Gubernur Isran Noor didampingi Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa dan Danposal Teluk Sulaiman Lettu Laut (E) Setiawan Budi L. (sam/hmsprov kaltim)

Usir Penyakit, Warga Suku Bajau Gelar Tradisi Mag’ Jamu

November 23, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

BUDAYA: Miniatur perahu layar berwarna kuning yang dilepas disertai harapan, seluruh penyakit yang mengganggu masyarakat bisa hilang.

TANJUNG REDEB – Berharap bisa mengusir bencana dan penyakir, warga Suku Bajau menggelar tradisi Tradisi Mag’ Jamu, Minggu (22/11/2020). Tradisi tersebut ditandai dengan melepas miniatur perahu layar berwarna kuning ke laut lepas di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.

Ketua Adat Bajau Kampung Tanjung Batu, Rori Syahrizal menyampaikan bahwa tradisi Mag’ Jamu merupakan warisan leluhur Bajau yang dilaksanakan setiap tahun. Prosesi ini diawali ritual pengobatan pada malam pertama. Pada malam kedua adalah kegiatan utasan atau pengobatan.

“Selanjutnya pagi harinya, membuang atau melarung perahu kecil dengan tujuan penyakit tahunan di kampung ikut terbuang bersama perahu,” jelasnya.

Pjs Bupati Berau Ramadhan memberikan apresiasi kepada masyarakat Bajau yang mempertahankan tradisi warisan para leluhur. Ia berharap, budaya ini terus dipertahankan. Pemerintah tentu mendukung upaya pelestarian melalui kegiatan rutin setiap tahun ini.

“Ini juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Berau. Tidak semua negara memiliki budaya semacam ini, sehingga mereka yang ingin melihat dan menyaksikan langsung prosesi Mag’ Jamu harus datang ke Kampung Tanjung Batu,” kata Ramadhan yang hadir dalam proses tersebut.

Pjs Bupati juga mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan seluruh aktivitasnya. Mengingat kondisi Pandemi terus berlangsung. Kerja sama seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 ini.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK juga mendukung penuh dan berharap tradisi masyarakat Tanjung Batu ini dapat dipertahankan dan dilestarikan. Pemerintah diharapkannya memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat dikemas semakin baik sebagai bagian daya tarik pariwisata.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat serta adat dan masyarakat Tanjung Batu. (vb1)

Pengembangan Wisata Harus Ramah Lingkungan

November 21, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

Pjs Bupati Berau, M Ramadhan menyerahkan tanda mata berupa buku potensi pariwisata Berau kepada Dirjen Otda, Akmal Malik.

TANJUNG REDEB – Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, Kamis (19/11) hingga Jumat (20/11) tadi berkunjung ke Pulau Derawan. Tak hanya Pulau Derawan, Akmal juga sempat berkunjung ke Pulau Sangalaki, sebagai salah satu pulau konservasi penyu di daerah ini.

“Pulau ini sangat luar biasa. Harus dikembangkan lagi,” sebut Akmal sepulang dari Pulau Derawan. Dalam kunjungan tersebut, Akmal didampingi Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Berau, M Ramadhan.

Disebutkannya, keindahan alam wisata bahari di Berau, memiliki potensi yang bisa dikembangkan. “Berau sangat relevan dengan pengembangan ekowisata atau ekoturisme yang berwawasan lingkungan,” bebernya.

Selain itu, mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Dalam pengelolaan ekowisata ini, menurut Akmal, memerlukan kebijakan tepat dari pemerintah daerah bersama para pihak terkait untuk mengatur agar pembangunan kawasan pariwisata ini tidak mengganggu ekosistem yang ada.

WISATA: Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik berkunjung ke Pulau Sangalaki.

“Pembangunan yang dilakukan harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya, agar pariwisata berkelanjutan dapat diwujudkan dengan baik. Perlu ada kebijakan dalam mengatur tata kelola kawasan wisata ini agar berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam mewujudkan tata kelola pariwisata yang baik ini, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam melibatkan masyarakat sekitar, agar berpartisipasi dalam mengelola wisata.

“Sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton saja, tetapi masyarakat harus menjadi pelaku pariwisata itu sendiri,” ucapnya.

Sementara Pjs Bupati Berau, M Ramadhan, menyampaikan terima kasih atas hadirnya Dirjen Otda di Berau. Apa yang menjadi perhatian Dirjen Otda akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau bersama masyarakat untuk mengelola dan mengembangkan pariwisata di daerah ini dengan baik.

Termasuk kebijakan new normal di sektor pariwisata menjadi penekanan serius. Terutama dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, baik oleh masyarakat sebagai pelaku pariwisata di daerah maupun bagi wisatawan yang berkunjung.

“Semua harus selalu memastikan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tegasnya. (vb1)

Next Page »