Usir Penyakit, Warga Suku Bajau Gelar Tradisi Mag’ Jamu

November 23, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

BUDAYA: Miniatur perahu layar berwarna kuning yang dilepas disertai harapan, seluruh penyakit yang mengganggu masyarakat bisa hilang.

TANJUNG REDEB – Berharap bisa mengusir bencana dan penyakir, warga Suku Bajau menggelar tradisi Tradisi Mag’ Jamu, Minggu (22/11/2020). Tradisi tersebut ditandai dengan melepas miniatur perahu layar berwarna kuning ke laut lepas di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.

Ketua Adat Bajau Kampung Tanjung Batu, Rori Syahrizal menyampaikan bahwa tradisi Mag’ Jamu merupakan warisan leluhur Bajau yang dilaksanakan setiap tahun. Prosesi ini diawali ritual pengobatan pada malam pertama. Pada malam kedua adalah kegiatan utasan atau pengobatan.

“Selanjutnya pagi harinya, membuang atau melarung perahu kecil dengan tujuan penyakit tahunan di kampung ikut terbuang bersama perahu,” jelasnya.

Pjs Bupati Berau Ramadhan memberikan apresiasi kepada masyarakat Bajau yang mempertahankan tradisi warisan para leluhur. Ia berharap, budaya ini terus dipertahankan. Pemerintah tentu mendukung upaya pelestarian melalui kegiatan rutin setiap tahun ini.

“Ini juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Berau. Tidak semua negara memiliki budaya semacam ini, sehingga mereka yang ingin melihat dan menyaksikan langsung prosesi Mag’ Jamu harus datang ke Kampung Tanjung Batu,” kata Ramadhan yang hadir dalam proses tersebut.

Pjs Bupati juga mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan seluruh aktivitasnya. Mengingat kondisi Pandemi terus berlangsung. Kerja sama seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 ini.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK juga mendukung penuh dan berharap tradisi masyarakat Tanjung Batu ini dapat dipertahankan dan dilestarikan. Pemerintah diharapkannya memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat dikemas semakin baik sebagai bagian daya tarik pariwisata.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat serta adat dan masyarakat Tanjung Batu. (vb1)

Pengembangan Wisata Harus Ramah Lingkungan

November 21, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

Pjs Bupati Berau, M Ramadhan menyerahkan tanda mata berupa buku potensi pariwisata Berau kepada Dirjen Otda, Akmal Malik.

TANJUNG REDEB – Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, Kamis (19/11) hingga Jumat (20/11) tadi berkunjung ke Pulau Derawan. Tak hanya Pulau Derawan, Akmal juga sempat berkunjung ke Pulau Sangalaki, sebagai salah satu pulau konservasi penyu di daerah ini.

“Pulau ini sangat luar biasa. Harus dikembangkan lagi,” sebut Akmal sepulang dari Pulau Derawan. Dalam kunjungan tersebut, Akmal didampingi Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Berau, M Ramadhan.

Disebutkannya, keindahan alam wisata bahari di Berau, memiliki potensi yang bisa dikembangkan. “Berau sangat relevan dengan pengembangan ekowisata atau ekoturisme yang berwawasan lingkungan,” bebernya.

Selain itu, mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Dalam pengelolaan ekowisata ini, menurut Akmal, memerlukan kebijakan tepat dari pemerintah daerah bersama para pihak terkait untuk mengatur agar pembangunan kawasan pariwisata ini tidak mengganggu ekosistem yang ada.

WISATA: Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik berkunjung ke Pulau Sangalaki.

“Pembangunan yang dilakukan harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya, agar pariwisata berkelanjutan dapat diwujudkan dengan baik. Perlu ada kebijakan dalam mengatur tata kelola kawasan wisata ini agar berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam mewujudkan tata kelola pariwisata yang baik ini, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam melibatkan masyarakat sekitar, agar berpartisipasi dalam mengelola wisata.

“Sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton saja, tetapi masyarakat harus menjadi pelaku pariwisata itu sendiri,” ucapnya.

Sementara Pjs Bupati Berau, M Ramadhan, menyampaikan terima kasih atas hadirnya Dirjen Otda di Berau. Apa yang menjadi perhatian Dirjen Otda akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau bersama masyarakat untuk mengelola dan mengembangkan pariwisata di daerah ini dengan baik.

Termasuk kebijakan new normal di sektor pariwisata menjadi penekanan serius. Terutama dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, baik oleh masyarakat sebagai pelaku pariwisata di daerah maupun bagi wisatawan yang berkunjung.

“Semua harus selalu memastikan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tegasnya. (vb1)

Pelni Siap Buka Rute ke Berau

November 16, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

RUTE WISATA: Sekkab Berau, M Gazali berbincang dengan Komisaris Utama PT Pelni, Ali Masykur Musa dan Direkrut Armada PT Pelni, Tukul Harsono di Pulau Derawan.

TANJUNG REDEB – “Melihat potensi di Pulau Derawan, Maratua, Kakaban maupun Sangalaki dan dengan masuknya kapal wisata seperti kapal pinisi, turis domestik maupun mancanegara akan semakin banyak ke Berau,” jelas Komisaris Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Ali Masykur Musa, di sela berkunjung ke Kepulauan Derawan Sabtu (14/11/2020)..

Melihat potensi itu pula, sangat terbuka peluang bagi PT Pelni untuk membuka rute singgah ke Berau, terutama di dermaga Tanjung Batu, Pulau Derawan.

“Karena itu pelabuhan Tanjung Batu yang telah memenuhi syarat ini bisa dihidupkan kembali,” harap Ali. Dengan begitu, Berau akan terkoneksi dengan kota lain di Indonesia yang sudah terlebih dahulu disinggahi kapal milik PT Pelni.

Seperti diketahui, jajaran PT Pelni dipimpin Komisaris Utama, Ali Masykur Musa, mengunjungi Kepulauan Derawan sejak Sabtu (14/11) hingga Senin (15/11). Ali didampingi para direktur dan disambut Sekretaris Kabupaten Berau, M Gazali beserta para asisten dan pimpinan organisasi perangkat daerah terkait di Pulau Derawan.

Kunjungan tersebut memang dilakukan dalam rangka penjajakan rencana masuknya kapal milik Pelni guna mendukung pengembangan pariwisata bahari di Berau.

Lebih jauh Ali menyampaikan, selama ini, Pelni sudah rutin mengunjungi berbagai pulau di Indonesia. Harapannya, nantinya juga bisa ke Pelabuhan Tanjung Batu, Pulau Derawan. Sehingga wisatawan bisa semakin banyak berkunjung ke Berau.

Selain itu, penduduk Berau yang ingin ke luar daerah menggunakan kapal, misalnya ke Sulawesi, bisa memanfaatkan kehadiran kapal tersebut. “Apalagi Derawan menjadi salah satu destinasi unggulan. Potensi yang ada ini menjadi perhatian PT Pelni untuk mendukung pengembangan pariwisata. Di antaranya kapal pesiar yang dikelola anak perusahaan PT Pelni juga bisa masuk ke sini,” ulasnya.

Jika angkutan kapal penumpang dan barang berkembang di pelabuhan Tanjung Batu, wisata di Derawan menurutnya akan semakin berkembang. Dampaknya tentu akan semakin positif terhadap pertumbuhan ekonomi warga Berau, terutama warga Pulau Derawan dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan sektor wisata meningkat. Kehidupan ekonomi masyarakat juga semakin baik,” harapnya. (vb1)

Seni Barongsai, Jalinan Persahabatan Ratusan Tahun di Klenteng Thien Ie Kiong 

November 12, 2020 by  
Filed under Wisata

Samarinda —  Vivaborneo.com, Tak hanya menjadi tempat ibadah bagi warga Tionghoa yang beragama Konghucu di Kota Samarinda, ternyata Klenteng Thien Ie Kiong  juga menjadi perekat erat toleransi antara warga Tionghoa Samarinda dengan warga pribumi di sekitarnya. Tak lekang oleh waktu, jalinan persahabatan ini telah berlangsung hingga satu abad lebih melalui seni tarian Barongsai. Read more

Pjs Bupati Kutim Nilai Sangatta Selatan Miliki Potensi Wisata

November 9, 2020 by  
Filed under Wisata

TELUK LOMBOK- Kecamatan Sangatta Selatan, dinilai memiliki potensi wisata yang cukup baik untuk dikembangkan di masa mendatang. Salah satunya kawasan pantai Teluk Lombok, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan. Lokasinya ini bisa dikelola BUMDes dan pembangunannya dapat melalui Dana Desa bekerjasama dengan pemangku kepentingan, seperti Pertamina. Read more

Next Page »