Karyawan Angkasa Pura I Balikpapan Beserta Komunitas Bandara SAMS Sepinggan Beri Bantuan Korban Banjir Kalsel

January 25, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Balikpapan – Bencana Banjir yang terjadi di beberapa titik di Provinsi Kalimantan Selatan sejak Senin (18/1/2021), membuat karyawan dan karyawati PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan bersama komunitas Bandara yaitu Angkasa Pura Logistik, Angkasa Pura Supports, Angkasa Pura Retail, Angkasa Pura Hotel, Bogajaya, Nindya Karya, Aerofood ACS dan Asosiasi Karyawan Angkasapura I Balikpapan (AKA) bersinergi membantu korban bencana banjir berupa makanan dan barang kebutuhan sehari-hari yang nilainya sekitar Rp 50 juta.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Barata Singgih Riwahono mengatakan, sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap korban bencana banjir di Kalimantan Selatan, karyawan dan karyawati PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan beserta para komunitas Bandara SAMS Sepinggan turut memberikan bantuan berupa makanan dan barang-barang kebutuhan pokok yang dapat dimanfaatkan segera.

“Selain manajemen Angkasa Pura I Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, turut pula maskapai Garuda Indonesia serta Lion Group berpartisipasi dan memfasilitasi barang bantuan dapat terkirim ke tujuan,” ujarnya, Senin (25/1/2021).

Untuk jumlah bantuan yang telah terkirim ke Kalimantan Selatan, Barata mengungkapkan secara total sebanyak 85 Koli atau sekitar 1,3 Ton. Pengiriman bantuan tersebut dikirimkan secara bertahap yang dimulai sejak tanggal 23 Januari 2021 sampai hari Senin ini dan telah selesai terkirim semuanya.

“Saya ucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada seluruh karyawan dan karyawati PT Angkasa Pura I Balikpapan serta para Komunitas Bandara SAMS Sepinggan yang telah terlibat dalam aksi bantuan kemanusiaan ini,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi para korban banjir di Kalimantan Selatan.

“Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban para warga yang terdampak banjir dan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah ini,” tambahnya. (*)

Inilah Panduan Protokol Kesehatan Di Pasar Saat Pandemi Covid-19

January 23, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Vivaborneo.com – Kabar salah satu pedagang pasar di Kota Samarinda Kaltim meninggal dunia di pekan ke tiga bulan Januari 2021 karena tertular Covid-19, menjadi perhatian dan perbincangan ibu-ibu yang biasa belanja kebutuhan sehari hari di pasar. Pasar baik pasar tradisional maupun pasar modern, menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, yang berpotensi besar menjadi lokasi penyebaran penyakit yang mematikan ini.

Vivaborneo.com merangkum beberapa panduan mengenai protokol kesehatan virus corona di pasar baik pasar tradional dan modern ini telah diatur dalam keputusan Menteri Kesehatan maupun Menteri Perdagangan. Selain itu ada juga aturan turunan berupa regulasi di masing-masing daerah dalam rangka pencegahan dan pengendalian virus corona Covid-19.

Sasaran panduan tersebut ditujukan kepada pengelola, pedagang, pekerja dan juga pengunjung yang datang ke pasar tradisional muapun pasar modern.

Ada beberapa panduan praktis yang disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro atau yang akrab disapa Dokter Reisa.

Dalam channel Youtube BNPB, Dokter Reisa mengingatkan kepada para pembeli atau warga yang hendak berbelanja di pasar, baik itu pasar tradisional maupun pasar modern, hendaknya harus memastikan kondisi tubuh sedang sehat dan fit sebelum berangkat ke pasar.

Kedua, Anda yang akan berbelanja ke pasar sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu tentang barang yang ingin di beli.

Selanjutnya, Dokter Reisa berpesan agar masyarakat membawa sendiri tas belanja dari rumah.

Cara ini sekaligus bermanfaat untuk mengurangi pemakaian kantong plastik sehingga ikut menyelamatkan lingkungan dari limbah sampah plastik.

“Yang paling penting sebelum kita ke pasar adalah kita harus dalam keadaan sehat, wajib memakai masker, membuat catatan tentang rencana perbelanjaan guna mempersingkat waktu dan mengurangi kontak fisik dengan orang lain,” jelas dokter Reisa.

Dokter Reisa juga mengingatkan bahwa bagi pengelola dan pekerja pasar wajib menyediakan tempat cuci tangan atau wastafel beserta dengan sabun.

Tempat cuci tangan itu tidak hanya di depan pintu masuk tetapi juga tersedia di berbagai blok sudut pasar agar bisa dijangkau dengan mudah oleh pengunjung.

Selain itu, Dokter Reisa juga menyarankan agar para pedagang juga ikut menerapkan protokol kesehatan mencegahan penyebaran virus corona Covid-19 yakni wajib memakai masker, memakai sarung tangan saat bertransaksi.

Tidak kalah penting bagi pengunjung pasar maupun pedagang agar tetap menjaga jarak saat berada di dalam pasar. Selain itu pedagang juga harus menjaga kebersihan masing-masing kios atau lapak mereka.

Dokter Reisa juga juga mengingatkan bahwa protokol pemeriksaan suhu tubuh pengunjung juga sudah menjadi kewajiban di tempat umum, tidak terkecuali di pasar.

Pengunjung, dan pedagang yang diperbolehkan melakukan aktivitas jual beli dipasar adalah mereka yang memiliki suhu tubuh dibawah 37,3 derajat celcius.

Selain itu, orang dengan kondisi kurang fit dan sehat, dianjurkan tidak masuk pasar dan beristirahat dirumah

Ia menyebut pengelola pasar telah meningkatkan kedisiplinan agar masyarakat sadar dan peduli terhadap bahaya virus corona Covid-19. Selain itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat di pasar bertujuan agar pasar tradisional tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran virus corona Covid-19.

Lebih lanjut, Dokter Reisa juga mengatakan bahwa peran pengelola pasar dalam penertiban kedisiplinan masyarakat di pasar sangatlah dibutuhkan saat pandemi.

Misalnya, menerapkan dua arah di area tangga, mengawasi pergerakan pengunjung di pintu masuk dan pintu keluar pasar, guna mencegah terjadinya kerumunan.

“Hindari menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, ketika berinteraksi. Apalagi, menaik turunkan masker dengan tangan yang kotor. Ingat, cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah bertransaksi,” kata Dokter Reisa.

Menurut Dokter Reisa, dengan menerapkan adapatasi kebiasaan baru di pasar akan membuat pengunjung tetap aman dan nyaman untuk berbelanja ke pasar sehingga menguntungkan bagi pedagang.

Di samping itu, kebiasaan sehat ini membuat pedagang tetap berjualan dengan baik, dan membuat pengelola pasar semakin ketat dan disiplin memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar.

“Biasakan semua disiplin memberlakukan protokol kesehatan khususnya di pasar. Mari, kita terapkan kebiasaan baru menjadi kebudayaan baru yang bersih dan sehat sehingga kita semua selalu produktif dan aman dari pandemi Covid-19,” tutup Dokter Reisa.(*/Hel)

Telkomsel BebaskanTelepon dan SMS Pelanggan yang Terdampak Bencana Banjir di KalimantanSelatan

January 19, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Banjarmasin – Telkomsel terus berupaya dalam memberikan pelayanan yang maksimal agar kenyamanan komunikasi para pelanggan yang terdampak bencana di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin, Kota Banjar Baru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Tanah Laut dapat berkomunikasi dengan lancer tanpa terkendala apapun. Sehubungan dengan hal tersebut, Telkomsel menghadirkan paket khusus yang dapat digunakan untuk akses bebas telepon dan SMS selama 50 menit dan 250 SMS ke semua operator bagi pengguna prabayar, dan bebas telepon 100 menit ke sesama Telkomsel bagi pengguna pascabayar dengan masa aktif selama 7 hari sejak aktivasi. Paket tersebut dapat diaktifkan melalui akses UMB *888*20# atau mengirimkan SMS dengan ketik KALSEL (untuk pengguna prabayar) atau KALSELKH (untuk pengguna pasca bayar), lalu kirim ke 8999, dengan periode aktivasi paket mulai19 – 25 Januari 2021.

General Manager Consumer Sales Regional Kalimantan Telkomsel Ismu Widodo mengatakan, Telkomsel turut berduka cita atas terjadinya bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang terjadi hingga saat ini.

“Untuk terus member kemudahan dan kelancaran komunikasi bagi masyarakat maupun tim evakuasi dan bantuan penanggulangan bencana di lokasi banjir, Telkomsel menghadirkan paket khusus yang dapat digunakan untuk akses bebas telepon dan SMS ke semua operator,” kata Ismu.

Ismu menambahkan, paket bebas telepon dan SMS ini dapat dilakukan aktivasisatu kali selama masa aktif paket masih berlaku. Jika masa aktif paket sudah habis, pelanggan tetap dapat mengaktifkan kembali paket tersebut selama masa aktivasi program masih berlaku, yakni hingga 31 Januari 2021. Selain itu, Telkomsel juga mengajak pelanggan untuk membantu korban banjir di Kalimantan Selatan dalam program Telkomsel POIN Peduli Banjir yang dibuka sejak 17 Januari hingga 28 Februari 2021. Pelanggan cukup menukarkan 5 POIN Telkomsel, ketik BANJAR dan kirim sms ke 777 pelanggan sudah turut berpartisipasi dengan berdonasi senilai Rp 500.

Telkomsel terus mengupayakan dengan maksimal untuk kelancaran seluruh layanan jaringan di wilayah terdampak bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. Hingga saat ini, 78 persen site Telkomsel yang terdampak banjir sudah pulih, sedangkan site yang belum dapat beroperasi secara jangkauan masih dapat terlayani oleh BTS terdekatnya sehingga pelanggan tetap terus dapat terlayani secara normal, baik layanan data, suara maupun SMS.

“Kami terus melakukan berbagai upaya maksimal agar masyarakat dan pihak berwenang di lokasi bencana banjir di Kalimantan Selatan dapat tetap lancar dalamberkomunikasi. Semoga masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dari bencana ini,“tutup Ismu. (*)

Telkomsel Pulihkan Jaringan Telekomunikasi, serta Bebaskan Telepon dan SMS Pelanggan Terdampak Bencana Gempa

January 17, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Telkomsel menghadirkan paket khusus bagi pelanggan terdampak bencana untuk akses bebas telepon dan SMS ke semua operator selama 50 menit dan 250 SMS untuk pengguna prabayar, serta bebas telepon 100 menit ke sesama Telkomsel untuk pengguna pascabayar dengan masa aktif paket selama 7 hari sejak aktivasi melalui UMB *888*20# atau SMS ketik SULBAR (untuk pengguna prabayar) atau SULBARKH (untuk pengguna pascabayar) kirim ke 8999.

Jakarta – Telkomsel terus berupaya maksimal untuk dapat memulihkan layanan telekomunikasi akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo yang mengguncang Provinsi Sulawesi Barat khususnya wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju. Seiring dengan pemulihan jaringan di wilayah tersebut, guna memberikan kenyamanan komunikasi para pelanggan yang terdampak bencana wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Telkomsel menghadirkan paket khusus yang dapat digunakan untuk akses bebas telepon dan SMS ke semua operator selama 50 menit dan 250 SMS untuk pengguna prabayar, dan bebas telepon 100 menit ke sesama Telkomsel bagi pengguna pascabayar dengan masa aktif selama 7 hari sejak aktivasi. Paket tersebut dapat diaktifkan melalui akses UMB *888*20# atau mengirimkan SMS dengan ketik SULBAR (untuk pengguna prabayar) atau SULBARKH (untuk pengguna pascabayar), lalu kirim ke 8999, dengan periode aktivasi paket mulai 16 – 31 Januari 2021.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, Telkomsel turut berduka cita atas terjadinya bencana gemba bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Di saat seperti ini, guna mempercepat proses evakuasi dan bantuan penanggulangan bencana, komunikasi menjadi sangat penting, khususnya untuk mengabarkan keluarga, koordinasi tim terkait seperti SAR, BNPB, dan TNI-Polri, dan pengkinian informasi terkait wilayah bencana kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Untuk itu,

“Telkomsel terus berupaya mendukung kelancaran komunikasi bagi semua pihak dengan mengoperasikan Mobile Backup Power (MBP) atau genset ke BTS di lokasi terdampak yang membutuhkan pendukung catuan daya listrik, serta menghadirkan paket khusus darurat gempa agar proses komunikasi dan evakuasi di wilayah tersebut berjalan dengan lancer,” kata Denny.

Sebagai operator yang memiliki cakupan terluas di Provinsi Sulawesi Barat, Telkomsel tetap mengupayakan dengan maksimal untuk pemulihan seluruh layanan jaringan di wilayah terdampak bencana secara cepat. Hingga saat ini, masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Majene sudah dapat menikmati layanan Telkomsel secara normal, baik itu layanan data, suara maupun SMS. Sedangkan untuk layanan telekomunikasi Telkomsel di sejumlah lokasi di Kabupaten Mamuju yang sebelumnya terjadi penurunan layanan dikarenakan terhambatnya pasokan catuan daya listrik, kini telah berangsur pulih seiring dengan percepatan mobilisasi Mobile Backup Power (MBP) atau genset dan pengoperasian tambahan Compact Mobile BTS (COMBAT) di lokasi tersebut.

Untuk paket bebas telepon dan SMS yang telah dihadirkan Telkomsel bagi masyarakat terdampak bencana gempa di wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, aktivasi dapat dilakukan satu kali selama masa aktif paket masih berlaku. Jika masa aktif paket sudah habis, pelanggan tetap dapat mengaktifkan kembali paket tersebut selama masa aktivasi program masih berlaku, yakni hingga 31 Januari 2021.

Selain mendorong percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi secara menyeluruh dan menghadirkan layanan bebas telepon dan SMS untuk pelanggan di wilayah terdampak terutama di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Telkomsel juga akan segera menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian kepada para korban seperti bantuan logistik, antara lain makanan siap konsumsi, air mineral, obat-obatan, pakaian layak pakai, handuk, selimut dan membuka posko darurat selama 7 – 10 hari ke depan.

“Kami akan terus berupaya melakukan pemulihan jaringan telekomunikasi secara maksimal, dan memprioritaskan titik-titik vital seperti Kantor Pemerintahan, Kepolisian, Posko Pengungsian, Rumah Sakit dan Posko Basarnas,  agar dapat memudahkan proses evakuasi yang dilakukan oleh para relawan. Selain itu kami tengah mengirimkan tim unit siaga bencana yang bekerjasama dengan BNPB yang bernama tim TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity) dari wilayah terdekat bencana di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju untuk segara membantu mendirikan posko darurat bagi para korban bencana, “tutup Denny.(*)

SMSI Bangun Jalan dan Sarana Sanitasi

January 15, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Banten – Menyambut Pers Nasional (HPN) pada Pebruari mendatang, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) membangun jalan dan sarana sanitasi untuk warga kota Serang, Provinsi Banten.

Pembangunan jalan dan sarana sanitasi berupa bangunan untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK) adalah salah satu bakti sosial untuk menandai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang akan berlangsung 9 Februari 2021.

Menurut Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, sebelum puncak acara HPN 9 Februari 2021, pembangunan jalan dan MCK, sudah harus selesai.

“Ini sumbangan SMSI untuk warga, ini merupakan bantuan masyarakat pers untuk masyarakat dalam rangka memperingati HPN, dan kita pastikan peresmiannya dapat diwujudkan sebelum acara puncak HPN” kata Firdaus ketika secara seremonial mengawali pembangunan jalan dan MCK di Kampung Jaha, Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu (13/1/2021).

Pembangunan jalan tersebut sebenarnya sudah dimulai beberapa pekan lalu dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon. Jalan yang dibangun merupakan jalan baru dengan panjang 750 meter dan lebar 2,5 meter. Sedang MCK yang sedang dibangun sementara ini berjumlah 16 unit.

Pelaksanaan pembangunan kedua proyek sosial itu ditangani SMSI, terutama SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi proyek tersebut.

Untuk merealisasikan kegiatan tersebut, Ketua Penanggung Jawab pembangunan MCK Lesman Bangun yang juga Ketua SMSI Banten berserta Ketua Penanggung Jawab pembangunan jalan Andi Setiadi langsung gerak cepat dengan menggerakkan warga setempat untuk melakukan gotong royong bersama.

“Saat ini pengerjaan MCK sudah mencapai 65 persen, sementara tadi kita melakukan koordinasi ke penanggung jawab jalan, telah mencapai 75 persen. Kami pastikan sebelum puncak HPN ini MCK dan jalan sudah terealisasi,” ujar Lesman Bangun yang juga CEO Bangun Media Group.

Sementara itu Lurah Pageragung H. Hamimi menyambut baik gerak cepat bakti sosial SMSI.

“Saya menyambut baik dan berterima kasih kepada SMSI dan semua pihak yang sudah membantu pembuatan jalan dan MCK. Saya mengawakili warga mengucapkan banyak terimasih kepada semua pihak, terutama SMSI,” ujarnya Hamimi.

Selain lurah, dalam acara tersebut hadir pula perwakilan dari Koramil setempat, Kapolsek Walantaka AKP Sudibyo, dan Kasubdit Hubungan Masyarakat Polda Banten Kompol P Winarto.

Meniru TMMD

Di tempat yang sama, Ketua Panitia HPN Pusat SMSI Mohammad Nasir mengatakan bakti sosial tersebut akan menjadi sejarah untuk SMSI. “Ini baksos pertama kali yang dilakukan pers dalam HPN dengan membangun jalan untuk warga, dan kami pastikan, sebelum acara Puncak Peringatan HPN, peresmian jalan ini dapat diwujudkan” kata Nasir.

Nasir mengakui ide pembangunan jalan untuk warga tersebut meniru Tentara Nasional Indonesia yang membangun jalan desa di mana-mana sehingga terkenal dengan programnya, Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD). “Ini suatu yang baik,” katanya. Melalui pembangunan jalan dan MCK ini diharapkan perekonomian masyarakat semakin membaik, salah satu contoh warga mudah melintas kemana-mana dengan nyaman, dan harga tanah akan semakin meningkat karena akses jalan yang semakin bagus.

Dalam memperingati HPN, SMSI juga menyelenggarakan Webinar dengan tema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif”. Saat ini SMSI yang merupakan salah satu konstituen Dewan Pers, organisasi pengusaha pers siber beranggotakan 1.224 perusahaan pers. Keanggotaan SMSI kini telah menyebar hingga tingkat kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. (***)

 

Next Page »