Jaga Stabilitas Harga, Otorita IKN Gelar Gerakan Pangan Murah

March 13, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, Nusantara — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah di empat kecamatan wilayah sekitar IKN pada 4–11 Maret 2026. Kegiatan ini juga untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kecamatan Samboja Barat, Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Samboja dan Kecamatan Sepaku.

Melalui program ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar, antara lain beras, gas elpiji, minyak goreng, sayur-mayur, ikan, ayam, dan telur.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, mengajak warga untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, khususnya dalam menghadapi momentum Idulfitri.

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ini kesempatan untuk bapak ibu dapat harga murah, sehingga kita bisa merayakan Idulfitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Lenggono.

Kehadiran pasar murah ini juga diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat di setiap lokasi kegiatan. Salah satu warga Kecamatan Samboja Barat, Sri, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

“Gasnya lebih murah, lumayan jauh kalau beli di eceran. Biasanya saya beli gas paling murah Rp30 ribu di luar untuk gas 3kg. Di sini cuma Rp20 ribu, lumayan sekali,” ucap Sri.

Pada kesempatan di lokasi yang berbeda, Meri, salah satu warga di Kecamatan Muara Jawa, mengungkapkan harapannya untuk Gerakan Pangan Murah.

“Kalau bisa setiap saat itu ada pasar murah seperti ini. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat di Muara Jawa karena beda harga, harganya lebih murah,” ujar Meri.

Melalui Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik ibu kota baru, tetapi juga dalam memastikan kesejahteraan dan ketahanan pangan warga di sekitar kawasan IKN.

Sinergi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan pangan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan.(vb/yul/hmsoikn)

 

IAS Gelar Posko Gabungan Nasional

March 12, 2026 by  
Filed under Nusantara

TANGERANG – Menyambut periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026 M, InJourney Aviation Services (IAS) sebagai subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) secara resmi membuka Posko Gabungan Nasional (POSGABNAS) IAS Group. Posko ini menjadi pusat koordinasi operasional IAS Group untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Pembukaan POSGABNAS IAS Group dilaksanakan di Grand Anara Airport Hotel, Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dan secara resmi dibuka oleh Direktur Utama IAS Budi Setyawan Wijaya. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudi Rizkyardi Darun, Kepala Otoritas Bandara Kementerian Perhubungan Putu Eka Cahyadi, Direktur Operasi Angkasa Pura Indonesia Agus Haryadi, serta jajaran Direksi dari PT Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, dan PT Pelita Air Service.

Pelaksanaan Posko Gabungan Nasional IAS Group akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh regional operasional IAS Group, yaitu Regional I di Bandara Internasional Kualanamu, Regional II di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Regional III di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, serta Regional IV di Bandara Internasional Hasanuddin.

Pembentukan POSGABNAS bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar entitas di lingkungan IAS Group serta memastikan pelayanan operasional kepada maskapai dan penumpang tetap optimal selama periode puncak mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik Idulfitri.

Melalui POSGABNAS, IAS melakukan pemantauan operasional secara real time di berbagai bandara yang dikelola. Sistem ini memungkinkan monitoring terhadap pergerakan penerbangan, proses pelayanan penumpang, penanganan bagasi, hingga operasional kargo. Pemantauan tersebut didukung oleh berbagai sistem digital terintegrasi seperti Manajemen Operasi Traffic (MOT), Cargo Integrated System (CIS), Gapura Integrated System (GIS), serta Baggage Delivery Time (BDT).
Selain sebagai pusat pemantauan operasional, POSGABNAS juga berfungsi sebagai pusat komunikasi dan crisis center yang memungkinkan koordinasi cepat antar stakeholder apabila terjadi kondisi darurat atau situasi yang memerlukan penanganan terpadu. Posko ini juga dilengkapi sistem pemantauan umpan balik pelanggan yang terintegrasi dengan berbagai kanal pengaduan di titik layanan bandara.

Direktur Operasi IAS, Bapak Danny Thaharsyah menyampaikan bahwa IAS terus berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi para pengguna jasa penerbangan.

“Fokus kami tidak hanya pada kesiapan fasilitas dan operasional bandara, tetapi juga bagaimana memberikan pengalaman pelayanan terbaik kepada pelanggan. Mulai dari aspek kebersihan, kenyamanan, hingga kualitas layanan yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para penumpang. Inilah bagian dari journey kami dalam membangun customer experience yang berkelanjutan,” ujar Danny.

Sejalan dengan komitmen tersebut, IAS terus melakukan berbagai peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, penyempurnaan proses operasional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bandara. IAS juga memastikan kesiapan seluruh petugas layanan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada para penumpang selama periode angkutan udara Idulfitri 2026.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudhi Rizkiyardie Darun yang turut hadir menyebutkan InJourney selaku holding aviasi dan pariwisata memastikan kesiapan operasional bandara dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan koordinasi posko, kesiapan fasilitas, optimalisasi personel, pengaturan jam operasional, serta penegakan prosedur layanan.

InJourney lebih jauh dijelaskan Yudhi R Darun, memandang momentum Ramadan dan Lebaran tidak hanya terkait mobilitas mudik, tetapi juga menjadi pendorong utama pergerakan wisata domestik.

Untuk sektor hospitality, tambahnya, InJourney telah memproyeksikan okupansi hotel dalam ekosistem InJourney mencapai sekitar 63 persen, atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, kunjungan ke berbagai destinasi wisata yang dikelola InJourney diproyeksikan meningkat sekitar 15 persen selama periode libur Lebaran.

InJourney, juga telah mempersiapkan diri menyambut kunjungan wisatawan Idufitri yang diperkirakan akan berkunjung ke beberapa destinasi wisata yang dikelola InJourney seperti Candi Prambanan dan Ratu Boko, Candi Borobudur, Kawasan Wisata Mandalika, Nusa Dua, Golomori dan Sarinah serta Taman Mini Indonesia Indah.

“Diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung karena libur Idulfitri tahun ini berbarengan dengan ketetapan pemerintah yang memberlakukan sistim kerja Work From Anywhere yang memudahkan pelaksanaan kerja dilakukan dari lokasi manapun,” tambahnya.

InJourney sendiri memprediksi angka kunjungan akan mengalami peningkatan sebesar lima belas persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama. *

PT Pertamina Hulu Mahakam Gandeng BDI Salurkan Bantuan Alat Sekolah

March 12, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) PHM menggelar Safari Ramadan di Balikpapan, Minggu (8/3).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat inklusi sosial dengan menyerahkan santunan dan peralatan sekolah bagi 20 anak penyandang disabilitas (tuna rungu dan tuna wicara).

Para penerima manfaat tersebut merupakan bagian dari program “Tuna Rungu Ngaji”, sebuah inisiatif binaan BDI PHM yang fokus pada pembinaan spiritual bagi kelompok disabilitas.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh General Manager PHM Setyo Sapto Edi, didampingi Kepala SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi Azhari Idris, dan Ketua BDI PHM Robert Roy Antoni.

Dalam sambutannya, Setyo Sapto Edi menekankan bahwa hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan operasi hulu migas.

“Kami meyakini bahwa kepedulian sosial mendukung keberlanjutan operasi perusahaan yang berperan penting dalam penyediaan dan ketahanan energi nasional,” ungkap Setyo.

Senada dengan hal tersebut, Azhari Idris dari SKK Migas mengapresiasi inisiatif PHM. Menurutnya, kolaborasi ini mencerminkan betapa pentingnya peran perusahaan dalam merangkul masyarakat di sekitar wilayah operasional guna menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Kegiatan Safari Ramadan ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustad Aulia Rahman Lc, Msi, yang mengingatkan pentingnya menumbuhkan empati tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga di lingkungan kerja dan masyarakat umum.

Acara ditutup dengan berbuka puasa bersama yang menciptakan suasana kekeluargaan antara jajaran manajemen, pemangku kepentingan, dan warga. (*)

Patra Drilling Congtractor Tegaskan Komitmen HSSE dalam Penutupan Bulan K3 2026

March 11, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) menutup rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap budaya keselamatan kerja dan penerapan Health, Safety, Security, Environment, and Quality (HSSE).

Kegiatan penutupan tersebut dihadiri oleh Direktur Operasional PDC Agam Munawar, Manager HSSE Corporate/HO PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) Diana Safitri serta jajaran manajemen PDC.

Pada kesempatan tersebut, jajaran Board of Directors (BOD) dan manajemen PDC juga melakukan penandatanganan HSSE Management Commitment sebagai bentuk penguatan komitmen perusahaan dalam memastikan setiap aktivitas operasional berjalan aman, andal, dan berkelanjutan.

Manager HSSE Corporate/HO PDSI Diana Safitri menyampaikan apresiasi atas komitmen PDC dalam menyelenggarakan berbagai program yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan penerapan keselamatan kerja.

“Bulan K3 menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk kembali menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui implementasi nyata di lapangan,” ujar Diana.

Sepanjang Bulan K3 2026, PDC menyelenggarakan berbagai kegiatan peningkatan kompetensi keselamatan kerja bagi pekerja, di antaranya First Aid Training, Defensive Driving Training, Basic Safety and Leadership Training, Advance Fire Fighting Training, serta SAMAPTA Training. Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi operasional seperti Head Office PDC Tower, Yard Duri, dan Yard Prabumulih.

Selain pelatihan teknis, PDC juga menggelar berbagai kegiatan yang mendorong kesadaran keberlanjutan dan kesehatan mental pekerja, seperti Sustainability Talk mengenai implementasi program dekarbonisasi dan pemilahan sampah, Green Lifestyle Day, serta sesi motivasi bertajuk “Healing, Growing, Performing: Grow Up Without Leaving Yourself Behind”.

Direktur Operasional PDC Agam Munawar menegaskan bahwa keselamatan kerja harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari di lingkungan perusahaan.

“Keselamatan kerja bukan hanya program tahunan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perwira PDC untuk memastikan setiap aktivitas dilakukan secara aman dan sesuai prosedur,” kata Agam.

Komitmen PDC terhadap keselamatan kerja juga tercermin dari sejumlah capaian perusahaan sepanjang 2025, di antaranya pencapaian Zero Total Recordable Incident Rate (TRIR) serta 44.064.285 jam kerja selamat sejak 18 Mei 2018.

Di bidang keberlanjutan, PDC juga berhasil mencatatkan reduksi emisi karbon sebesar 75,98 ton CO₂, melampaui target perusahaan sebesar 63,24 ton CO₂, melalui berbagai inisiatif efisiensi energi seperti konversi kendaraan listrik dan penggantian lampu TL menjadi LED di PDC Tower.

Selain itu, PDC juga berhasil meraih hasil Audit Supreme kategori Warna Hijau Muda, yang menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi terhadap standar keselamatan industri.

“Dengan komitmen yang kuat terhadap HSSE, kami memastikan operasional perusahaan berjalan dengan aman, andal dan berkelanjutan sebagai fondasi bagi pertumbuhan perusahaan ke depan,” tutup Agam.

PHKT Gelar Kampanye Keselamatan Hulu Migas 2026 di Bontang

March 9, 2026 by  
Filed under Nusantara

BONTANG– PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) menggelar Kampanye Keselamatan & Keamanan Hulu Migas Tahun 2026 di Kota Bontang, Kamis (5/3/2026).

Langkah ini merupakan upaya strategis perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas guna mendukung ketahanan energi nasional. Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektoral yang kuat, mulai dari instansi pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, otoritas pelabuhan, unsur maritim, hingga perwakilan kelompok nelayan dan masyarakat pesisir di wilayah Bontang.

Head of Communication, Relations & CID Zona 10 PHKT, Elis Fauziyah, menjelaskan, kampanye ini fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap Daerah Terbatas Terlarang (DTT) di sekitar fasilitas migas.

Area ini merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang memerlukan standar pengamanan khusus demi mencegah insiden yang tidak diinginkan.

“Kami menekankan pentingnya menjaga jarak aman dari fasilitas operasi, seperti pipa minyak atau gas, terutama bagi para nelayan yang melintasi wilayah tersebut. Ini bukan hanya untuk melindungi fasilitas negara, tapi yang utama adalah menjaga keselamatan diri masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujar Elis.

Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dianggap sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Lingkungan yang selamat akan memastikan kontribusi PHKT terhadap ketersediaan energi Indonesia tetap optimal.

Inisiatif PHKT ini mendapat respon positif dari pemerintah setempat. Kabid Pengelolaan Ruang Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, M. Ali Aripe, menyatakan sosialisasi ini sangat krusial bagi keselamatan masyarakat pesisir yang juga beraktivitas di ruang laut yang sama.

“Pemerintah daerah dan PHKT perlu terus mensosialisasikan batasan wilayah operasi ini agar kegiatan masyarakat tetap aman dan ketahanan energi nasional tetap terjaga sebagaimana prioritas pemerintah Indonesia,” jelas Ali.(*)

Next Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1475527
    Users Today : 3881
    Users Yesterday : 4620
    This Year : 412037
    Total Users : 1475527
    Total views : 13011654
    Who's Online : 59
    Your IP Address : 216.73.216.164
    Server Time : 2026-03-14