Mutu Bahan Olah Karet Masih Rendah

May 29, 2017 by  
Filed under Agrobisnis

SAMARINDA – Kualitas karet rakyat yang masih dibawah standar berpengaruh pada harga jual hasil produk. Kondisi ini juga menjadi persoalan dari hasil karet petani di Kaltim. Karena bahan olah karet masih rendah. Read more

Disbun Ekstensifikasi Karet 20 Hektar

May 27, 2017 by  
Filed under Agrobisnis

SAMARINDA – Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim terus memaksimalkan kegiatan ekstensifikasi atau penanaman baru komoditi tanaman perkebunan. Salah satu yang telah dilakukan yaitu komoditi karet untuk lahan seluas 20 hektar pada Kelompok Tani Sumber Rejeki di Desa Margahayu Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Read more

Peternak Lahan Tambang Dibantu Pagar Listrik

May 25, 2017 by  
Filed under Agrobisnis

SAMARINDA – Kembali Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kaltim memberikan bantuan kepada peternak khususnya peternak eks lahan tambang berupa pagar listrik ternak (animal elektric fencing). Read more

Mutu Olahan Karet Rakyat masih Rendah

May 25, 2017 by  
Filed under Agrobisnis

Persoalan mutu kualitas karet rakyat yang masih dibawah standar, sangat  berpengaruh pada harga jual hasil produksi karet. Hal ini juga menjadi salah satu persoalan dari hasil karet petani di Kaltim.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad mengatakan sebagaimana penyebab di beberapa daerah penghasil karet di Indonesia, termasuk di Kaltim, faktor pengolahan karet kerap  dituding sebagai penyebab kenapa kualitas mutu karet rakyat saat ini masih rendah.

Akibat dari kualitas karet yang rendah tersebut, turut mempengaruhi harga karet yang sudah cenderung turun.

“Mutu karet rakyat masih belum mencapai standar nasional maupun internasional, yang harusnya bisa dijadikan bahan baku untuk beberapa produk berkualitas, ternyata belum mampu bersaing,” ujarnya.

Ujang menerangkan, dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang mutu karet kepada para petani karet, Disun Kaltim  telah  mengadakan Pelatihan Pengolahan Produk Perkebunan Komoditi Karet (BOKAR), yang diikuti pedagang pengumpul karet, kelompok tani/petani karet, bertempat di Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, pekan lalu (17/5/17).

“Rendahnya mutu karet, tentu berpengaruh pada harga jual. Oleh sebab itu, dengan adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan petani mampu meningkatkan kualitas karet demi memperoleh keuntungan dari harga yang lebih tinggi pula,” harap Ujang.

Ditambahkannya, selama ini petani hanya memikirkan bobot tanpa memperhatikan mutu sesuai dengan harapan perdagangan internasional. Oleh sebab itu, mutu karet Indonesia kalah bersaing dengan negara tetangga Malaysia dan Thailand.

“Melalui pertemuan ini, masyarakat tani karet dapat lebih memahami akan pentingnya mutu karet. Hal itu sesuai dengan permintaan pasar, yaitu menginginkan karet yang berkualitas. Tentu petani akan memperoleh imbalan harga jual yang cukup tinggi pula,” ujar Ujang Rahmad. (vb/rey/disbun)

 

Lihat Harga Pangan Cukup Lewat Smartphone

May 23, 2017 by  
Filed under Agrobisnis

SAMARINDA – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kaltim tahun 2017 membentuk Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Tingkat Provinsi di Kaltim sebagai sistem informasi pasar berbasis web. Sistem informasi ini bahkan dapat langsung diakses melalui smartphone. Read more

Next Page »