Ikuti Bridge Open Tournament, PWI Kaltim Tambah Pengalaman

June 14, 2026 by  
Filed under Olahraga

BALIKPAPAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Samarinda turut ambil bagian dalam Balikpapan Bridge Open Tournament (BBOT) 2026 yang digelar di Grand Jatra Hotel Balikpapan pada 12-14 Juni 2026.

Keikutsertaan tim PWI Kaltim pada ajang  menjadi ini untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman menghadapi lawan-lawan berlevel nasional. Turnamen yang menyediakan total hadiah sebesar Rp250 juta tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta dan Bandung, tetapi juga diikuti peserta dari Filipina

Ketua tim bridge PWI Kaltim yang juga Sekretaris Gabsi Samarinda, Muhammad Heldiyanur mengatakan timnya tidak memasang target prestasi di turnamen ini. Tim lebih difokuskan untuk meningkatkan kualitas permainan dan menambah pengalaman bertanding menjelang agenda olahraga wartawan yang lebih besar.

“Kami memanfaatkan turnamen ini sebagai sarana menambah jam terbang atlet sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung 2027 mendatang. Pengalaman menghadapi pemain-pemain berkelas tentu akan menjadi modal yang sangat berharga,” ujarnya.

Selain sebagai ajang pembinaan atlet, PWI Kaltim juga ingin mendorong semakin banyak wartawan di daerah untuk mengenal dan menekuni olahraga bridge sebagai salah satu cabang yang rutin dipertandingkan dalam ajang olahraga wartawan.

Menurut Heldiyanur, cabang olahraga bridge juga akan masuk dalam agenda Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) yang dijadwalkan berlangsung di Balikpapan pada Oktober 2026.

“Kami berharap melalui keikutsertaan ini semangat rekan-rekan wartawan untuk menggeluti olahraga bridge semakin meningkat. Nantinya cabang ini juga akan dipertandingkan pada Porwada di Balikpapan,” katanya.

Meski demikian, PWI Kaltim tidak memasang target tinggi dalam turnamen kali ini. Fokus utama adalah membangun pengalaman dan meningkatkan kemampuan bertanding menghadapi lawan yang memiliki rekam jejak panjang di dunia bridge. (Adit)

Saatnya Aldi Satya Mahendra Beraksi Lagi, Berburu Poin Penting di Misano

June 14, 2026 by  
Filed under Olahraga

Pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra, siap melanjutkan perjuangannya di ajang World Supersport 2026 pada putaran 7 yang akan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, 12-14 Juni. El’ Dablek datang dengan motivasi tinggi untuk kembali mengamankan poin penting sekaligus mempertahankan performa kompetitif.

Rider yang bergabung dengan AS BLU CRU Racing Team itu menargetkan finish di posisi 5 besar pada balapan akhir pekan ini. Perkembangan positif ditunjukkannya dengan menembus top 5 hasil race dalam dua seri terakhir di Autodrom Most dan Aragon. Konsistensi mengumpulkan poin signifikan juga menjadi indikator kemampuannya semakin tajam menghadapi persaingan tingkat dunia.

Misano menyimpan memori manis bagi Aldi Satya Mahendra dalam perjalanan karir internasionalnya. Dia berharap dapat memanfaatkan pengalaman sebelumnya untuk tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga balapan. Di trek Misano, Aldi Satya Mahendra sempat merebut juara race dan podium 3 R3 BLU CRU World 2023, lalu memenangi race dan podium 2 World Supersport 300 2024, juga finish ke-13 World Supersport 2025.

”Persiapan bersama tim berjalan dengan baik, saya sangat termotivasi masuk 5 besar race lagi sekaligus mengambil poin. Balapan di Misano selalu menantang dan saya ingin menjawabnya dengan mewujudkan target. Saya ingin mengeluarkan performa optimal dan tetap percaya diri bersaing dengan rider lainnya,” ungkap Aldi Satya Mahendra.

Menggeber Yamaha R9, rider asal Yogyakarta itu berkomitmen mempertahankan tren positif musim ini. Dia telah mengumpulkan 75 poin yang menempatkannya di peringkat 12 klasemen sementara. Masih terbuka peluang buat merangsek ke 10 besar.

”Di tahun ke-2 bertarung di World Supersport, Aldi Satya Mahendra kian bertumbuh dengan skill terasah mumpuni juga pengalaman bertambah. Progress itu turut membantunya bertarung di level dunia yang menghadirkan persaingan begitu ketat. Semangat juangnya tinggi dan Yamaha Racing Indonesia selalu memberikan dukungan penuh dalam perjuangannya mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan balap dunia,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Jadwal Seri 7 World Supersport, Misano Italia

Sabtu 13 Juni
Race 1 : 19:00 WIB

Minggu 14 Juni
Race 2 : 20:15 WIB

PWI Kaltim Ikuti Bridge Open Tournament

June 13, 2026 by  
Filed under Olahraga

BALIKPAPAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengirim atlet mengikuti Bridge Open Tournament (BBOT) 2026 di Grand Jatra Hotel Balikpapan yang berlangsung 12-14 Juni 2026.

Turnamen ini berhadiah total Rp250 juta ini digelar di Hotel Jatra Balikpapan, 12-14 Juni 2026 mempertandingkan kategori Open Team, Junior U21, hingga pasangan campuran dan junior.

Terdapat total ada 46 tim yang ikut dalam turnamen ini. Diantaranya 34 Tim Open, 6 Tim Junior U-21 dsn 6 Tim Junior U-18. Dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta serta Filipina.

Ketua tim PWI Kaltim Muhammad Heldiyanur mengatakan, keikutsertaan PWI Kalltim dalam turnamen ini untuk menambah pengalaman bertanding menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional di Lampung tahun 2027 mendatang. Selain itu juga memberi semangat kepada wartawan di daerah ini lebih giat menekuni olahraga ini.

“Kami juga akan mempertandingkan cabang olahraga bridge pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah di Balikpapan, Oktober 2026,” kata Heldiyanur yang juga menjabat sebagai bendahara PWI Kaltim.

“Tidak ada target pada turnamen ini, karena memang lawan yang dihadapi atlet yang punya pengalaman bertanding luar biasa,” tutup Heldi. (vb)

Yamaha Racing Indonesia Siap Tempur di Seri 3 ARRC Motegi

June 12, 2026 by  
Filed under Olahraga

Menuju Motegi Jepang yang menjadi lokasi penyelenggaraan seri 3 Asia Road Racing Championship (ARRC) 12-14 Juni 2026, tim Yamaha Racing Indonesia siap tempur mewujudkan hasil optimal. Kali ini menargetkan podium di dua kelas SS600 dan AP250, mengulang pencapaian tahun lalu di Motegi. Para pembalap Yamaha Racing Indonesia juga ingin melanjutkan tren positif podium dan raihan poin penting.

Musim lalu Wahyu Nugroho berhasil naik podium 2 kelas SS600 dan Candra Hermawan podium 3 AP250 di Motegi. Prestasi itu memberikan motivasi lebih meneruskan performa impresif di salah satu sirkuit legendaris Asia tersebut. M Faerozi dan Muhammad Fadhil Musyavi juga bertekad mengerahkan kemampuan terbaik untuk membidik hasil serupa.

”Tim dan pembalap telah melakukan persiapan matang dan menyambangi Motegi dengan optimis dapat bersaing merebut prestasi. Perkembangan positif baik dari segi performa maupun konsistensi telah ditunjukkan para pembalap. Tetap tampil kompetitif dengan potensi yang dimiliki serta memaksimalkan setiap peluang di lintasan menjadi faktor penentu hasil. Persaingan di musim ini sangat ketat, kami fokus pada strategi dan konsistensi di setiap lap,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Dalam dua round terakhir di Sepang dan Buriram musim 2026 ini, Wahyu Nugroho berhasil menembus 5 besar. Ini memacunya mengatrol perolehan selanjutnya agar menggapai podium di Motegi. Rekan setimnya M Faerozi pun memperlihatkan progress masuk top 5 race seri sebelumnya di Sepang. Dia ingin mempertahankan result yang sudah didapatkannya dengan upaya dan kerja keras bersama tim. Di klasemen sementara SS600, Wahyu Nugroho ada di peringkat 5 mengemas 43 poin dan M Faerozi posisi 9 mengumpulkan 26 poin.

Kinerja prima ditunjukkan pula oleh Candra Hermawan yang konsisten podium pada dua seri terakhir. Momentum itu ingin terus dijaganya termasuk di Motegi akhir pekan ini. Sedangkan Muhammad Fadhil Musyavi yang telah merasakan trek Motegi pada penampilan perdananya di kancah balap internasional di ARRC 2025, fokus memperbaiki output. Dia akan berupaya berada di 10 besar race weekend ini. Saat ini di AP250, Candra Hermawan menempati urutan 4 klasemen sementara dengan 39 poin dan Muhammad Fadhil Musyavi ke-13 dengan 16 poin.

Para pembalap Yamaha Racing Indonesia menyambut antusias kesempatan berlaga di Motegi untuk meraup poin lagi.

Wahyu Nugroho
Sudah memasuki seri 3, saya akan berusaha maksimal untuk mencapai podium seperti musim lalu di Motegi. Persiapan latihan dan set up Yamaha R6 yang sesuai mendukung penuh buat meraih target. Harapan saya juga tidak ada kendala sehingga bisa merealisasikan tujuan di Motegi.

M Faerozi
Saya telah menemukan ritme positif dalam dua seri terakhir berhasil melakukan progress. Ini sangat berarti untuk mendorong mental saya kian percaya diri. Semoga saya dapat membawa pulang hasil menggembirakan dari race akhir pekan ini.

Candra Hermawan
Datang kembali ke Motegi membuat saya makin bersemangat menjalani race ARRC. Saya ingin tampil stabil naik podium lagi untuk menambah poin juga. Motivasi saya bertambah menjalani rangkaian seri 3 ini agar dapat menyelesaikannya dengan result positif.

Muhammad Fadhil Musyavi
Saya senang bisa ke Motegi lagi untuk menambah pengalaman balapan. Motegi jadi memori indah karena jadi trek pertama saya berkompetisi di ajang internasional. Ini menginspirasi saya buat tampil maksimal untuk mendapatkan hasil lebih baik.
Jadwal Seri 3 ARRC, Motegi
Jumat 12 Juni
AP250
Practice 1 : 09:00 – 09:25 WIB
Practice 2 : 11:30 – 11:55 WIB
Practice 3 : 14:00 – 14:25 WIB
SS600
Practice 1 : 09:35 – 10:00 WIB
Practice 2 : 12:05 – 12:30 WIB
Practice 3 : 14:35 – 15:00 WIB
Sabtu 13 Juni
AP250
Kualifikasi : 07:35 – 08:00 WIB
Race 1 : 11:30 WIB
SS600
Kualifikasi : 08:10 – 08:35 WIB
Race 1 : 12:15 WIB
Minggu 14 Juni
AP250
Race 2 : 11:30 WIB
SS600
Race 2 : 13:15 WIB

Senny Marbun Terpilih sebagai Presiden ASEAN Para Sports Federation 2026–2030

June 10, 2026 by  
Filed under Olahraga

Vivaborneo.com, Solo —  Tokoh olahraga disabilitas Indonesia, Senny Marbun, resmi terpilih sebagai Presiden ASEAN Para Sports Federation (APSF) periode 2026–2030. Keputusan ini melalui proses pemungutan suara yang melibatkan perwakilan dari sebelas negara anggota APSF dalam Sidang Umum APSF yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Alila Solo, Sabtu (6/6/26).

Dalam proses pemilihan, Senny Marbun memperoleh tujuh suara dan unggul atas kandidat asal Thailand, Maitree Kongruang, yang mendapatkan empat suara. Hasil tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru APSF setelah organisasi dipimpin oleh Osoth Bhavilai dari Thailand selama satu dekade terakhir.

Senny akan memimpin federasi olahraga disabilitas Asia Tenggara bersama jajaran Komite Eksekutif APSF periode 2026–2030. Struktur kepengurusan terbaru terdiri atas Dr. Teo-Koh Sock Miang dari Singapura, H.E. Yi Veasna dari Kamboja, Michael Barredo dari Filipina, dan Dr. Than Than Htay dari Myanmar yang masing-masing menjabat sebagai wakil presiden pada bidang berbeda.

Kepengurusan tersebut juga diperkuat oleh Ali Yusri Abdul Ghafor dari Brunei Darussalam yang dipercaya sebagai bendahara. Sementara itu, posisi Sekretaris Jenderal diemban oleh Sukanti Rahardjo Bintoro dari Indonesia.

Bagi dunia olahraga disabilitas Asia Tenggara, nama Senny Marbun bukan sosok baru. Pria kelahiran Siborongborong, 9 April 1954, tersebut sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden APSF bidang Media and Communications Committee periode 2022–2026 dan dikenal sebagai salah satu tokoh sentral yang menginisiasi penyelenggaraan ASEAN Para Games Solo 2022.

Pengalaman panjang membangun National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menjadi modal penting bagi Senny dalam mengemban amanah baru. Mantan atlet lempar para atletik tersebut berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pembinaan olahraga disabilitas di seluruh kawasan Asia Tenggara agar mampu bersaing di level internasional.

“Saya ingin prestasi negara-negara di Asia Tenggara lebih maju lagi ke depannya. Kalau melihat perkembangan Indonesia, pencapaiannya sudah sangat baik. Kita pernah menjadi juara umum tiga kali berturut-turut di ASEAN Para Games dan juga meraih hasil membanggakan di Paralimpiade. Sekarang saya ingin negara-negara Asia Tenggara mengikuti jejak tersebut agar bisa terus melangkah lebih jauh,” tegasnya.

Menurut Senny, salah satu tantangan yang masih dihadapi sejumlah negara anggota APSF adalah belum meratanya perhatian terhadap masyarakat difabel dan pengembangan olahraga disabilitas. Karena itu, APSF akan mengambil peran lebih aktif dalam mendorong peningkatan dukungan pemerintah terhadap atlet dan komunitas difabel di kawasan.

“Masih ada negara-negara yang memarjinalkan masyarakat difabel. Kita perlu membangkitkan semangat negara-negara tersebut agar mampu berkembang seperti Indonesia. Dahulu kita juga menghadapi tantangan yang sama, tetapi sekarang Indonesia mampu menunjukkan kemajuan luar biasa. Bahkan kita sudah memiliki training center seluas sepuluh hektare. Pengalaman tersebut perlu kita bagikan kepada negara-negara lain,” katanya.

 

Senny menegaskan bahwa APSF akan melakukan pendekatan langsung kepada negara-negara yang masih membutuhkan dukungan dalam pengembangan olahraga disabilitas. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan harkat dan martabat masyarakat difabel sekaligus memperluas kesempatan mereka untuk berprestasi.

Dalam waktu dekat, APSF akan memprioritaskan penyelesaian seluruh dokumen administrasi dari kepengurusan sebelumnya. Organisasi juga akan memindahkan kantor sekretariat APSF dari Thailand ke Indonesia sebagai bagian dari proses transisi kepemimpinan.

Selain menjalankan agenda organisasi, APSF periode 2026–2030 juga memiliki tanggung jawab mendampingi negara-negara anggota menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, yang berlangsung pada Oktober mendatang. Federasi juga akan mempersiapkan dukungan penuh menuju ASEAN Para Games 2027 di Malaysia yang menjadi agenda olahraga disabilitas terbesar di kawasan.

Susunan APSF Executive Committee 2026–2030

Presiden

  • Senny Marbun (Indonesia)

Wakil Presiden

  • Dr. Teo-Koh Sock Miang (Singapura) – Sports and Technical Committee
  • Michael Barredo (Filipina) – Media and Communications Committee
  • Dr. Than Than Htay (Myanmar) – Medical and Sports Science Committee
  • H.E. Yi Veasna (Kamboja) – Development and Strategic Management Committee

Sekretaris Jenderal

  • Sukanti Rahardjo Bintoro (Indonesia)

Bendahara

  • Ali Yusri Abdul Ghafor (Brunei Darussalam)

 

Next Page »

  • vb