Wagub: Jalin Hubungan Harmonis dan Interaksi Positif

December 31, 2008 by admin  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Suami-istri bertengkar, itu soal biasa. Bahkan, pertengkaran adalah bumbunya perkawinan. Namun, tentu akan lebih baik jika rumah tangga selalu rukun. Wakil gubernur Kaltim, Faried Wadjdy pada acara seminar membangun keluarga sakinah di Kantor Gubernur Kaltim (30/12). Farid menegaskan kepada setiap pasangan keluarga untuk menciptakan hubungan harmonis dan interaksi positif.

“Untuk dapat mencapai predikat keluarga sakinah, setiap keluarga harus mampu menjalin hubungan harmonis dengan sesama anggota keluarganya dan memiliki interaksi yang positif terhadap masyarakat, dimana akan menjadi idaman yang harus kita bangun membangun ikatan cintakasih yang mewarnai indahnya kehidupan keluarga dan masyarakat kita”, ujar orang nomor 2 kaltim ini sekaligus membuka acara seminar membangun keluarga sakinah.

acara tersebut dihadiri sekitar 290 orang yang sebagian besar wanita, terdiri dari berbagai golongan, yaitu LSM, organisasi, instansi dan masyarakat, khususnya yang sudah berkeluarga. Ketua Biro sosial dan pemberdayaan perempuan Setdaprov Kaltim, sekaligus selaku ketua penyelenggara, Dra.Hj. Ardiningsih, Msi mengharapkan agar setiap pasangan keluarga mengerti dan menyadari akan pentingnya komunikasi.

Seminar ini sekaligus memperingati hari Ibu ke-80 bekerjasama dengan Yayasan Kita dan Buah Hati Jakarta.
salah satu pembicara, Rahmi Dahnan, Psi menegaskan komunikasi antar pasangan sangat penting untuk membangun kebersamaan antar keluarga.

“Dalam membangun komunikasi pasangan yang baik harus perlu dibangun kebersamaan antar keluarga, dimana komunikasi akan lebih bermakna, mengerti dan menghargai, berpikir positif , taklupa bersedia memikul tanggung jawab yang seimbang mengenai kosekuensi hubungan yang berlangsung dan selalu belajar bersungguh-sungguh”,ujarnya.

Pasangan Irman Irawan dan Fitriyana yang merupakan salah satu peserta menanggapi pentingnya komunikasi harmonis. Mereka megatakan hal itu memang sangat perlu dilakukan, untuk menciptakan suasana  khususnya sebagai kawan antar keluarga.

“Dalam kehidupan keluarga saya, saya menganggap istri dan anak saya sebagai kawan atau pertemanan antar keluarga. Sehingga setiap keluarga baik saya, istri dan anak saya tidak menutupi sesuatu dan tahu akan kesalahan-kesalahan yang harus diperbaiki,”ujar kedua pasangan yang sudah 3 tahun berkeluarga tersebut. (*vb/rh)

Resep Ikan Pari nan Sedap

December 28, 2008 by yuli  
Filed under Kuliner

Ikan pari termasuk ikan yang disukai oleh masyarakat Kalimantan (Indonesia, Sabah, Sarawak dan Brunai Darussalam). Bahkan seorang teman yang tinggal di Tawau (Malaysia), mengatakan jika ikan pari merupakan resep favorit di keluarganya. Ikan pari di Tawau dijual dalam bentuk segar di pasar-pasar tradisional dan memiliki nilai ekonomis tinggi.

Berbeda dengan negeri tetangga, di Samarinda (Kaltim) ikan pari banyak dijumpai dalam bentuk olahan yang telah diasap. Di asapkan karena nilai ikan ini di Indonesia tidak seberapa berharga. Sentra pengolahannya/pengasapannya adalah disekitar daerah Jalan Trisari. Iakn pari termasuk ikan penghuni dasar laut, sehingga memiliki kandungan protein dan gizi khususnya omega yang tinggi.
Berikut dua buah resep ikan pari yang mudah diolah dan sedap untuk dihidangkan dengan nasi hangat. Selamat mencoba! (vb/01)IKAN PARI ASAP
Bahan :
▪8 ptg ikan pari asap (beli dipasar)
▪5 bh cabe rawit (jika suka)
▪2 cm jahe (memarkan)
▪1 cm laos (memarkan)
▪4 lbr daun jeruk
▪1 btg daun bwg iris panjang
. setengah liter santanBumbu halus :
▪4 bh cabe merah
▪3 btr bwg merah
▪1 btr bwg putih
▪terasi secukupnya
▪garam secukupnya

Cara membuat :
■tumis bumbu halus sampai wangi
■masukkan jahe – laos – daun bawang -daun jeruk, kemudian tambahkan santan, masak sampai mendidih
■masukkan ikan dan cabe rawit utuh, masak sampai matang.

Ikan Pari Tumis Daun Singkong
Bahan:
200 gram daun singkong, direbus lalu diperas airnya
2 lembar daun jeruk purut
2 batang serai, dimemarkan
100 gram ikan pari, dipotong-potong lalu digoreng
150 ml kaldu ikan / air
3 sdm minyak goreng

Haluskan:
3 buah cabai merah
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1 sdt terasi
1 buah tomat
3 butir kemiri
2 sdt gula merah
1/2 sdt garam

Cara membuatnya:
Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan daun jeruk dan serai. Aduk hingga layu. Masukkan daun singkong dan ikan pari, aduk hingga tercampur. Tuang kaldu lalu masak sampai bumbu meresap.

Samarinda Kembali Terendam Banjir

December 27, 2008 by admin  
Filed under Lingkungan Hidup

Sejak Selasa (23/12) lalu, beberapa titik di dalam kota Samarinda terendam banjir. Beberapa titik tersebut adalah Jalan Mayjend. Sutoyo (eks Remaja), Jalan DI Panjaitan (eks.Cendrawasih), sebagian Jalan Dr. Soetomo dan seputar Jalan Gatot Subroto-Hasan Basri (eks. Merak).
Beberapa titik perempatan lainnya seperti di simpang Lembuswana dan Simpang PM. Noor Sempaja, juga tergenang setinggi 30-50 cm. yang menyebabkan kemacetan lalulintas.
Kejadian banjir ini terjadi untuk kesekian-kalinya sejak November lalu dikarenakan curah hujan yang tinggi, air sungai Mahakam yang meluap dan sempitnya bantaran sungai Karang Mumus.
Meski demikian, pantauan dilapangan keadaan waduk Benanga di Kelurahan Lempake, Jumat Sore (26/12) masih stabil tidak menunjukkan tanda-tanda air bertambah tinggi.
Isu yang menyebutkan bahwa waduk Benanga retak, ternyata tidak benar.
“Air waduk memang naik, tetapi tidak terjadi banjir besar yang menyebabkan waduk retak atau dibuka,” ujar Anto, salah seorang warga setempat yang tampak sibuk menjala ikan.
Menanggapi masalah banjir ini, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, menghargai berbagai pendapat masyarakat mengenai penanganannya, seperti ingin membuat forder penampung air di lapangan terbang Temindung, pemindahan penduduk bantaran Sungai Karang Mumus dan lain-lain.
Namun menurut Awang, penanganan banjir ini harus menyeluruh dengan mengundang para pakar dibidang masing-masing seperti tata lingkungan, pengairan, tata kota dan lainnya.
“Penaganan banjir harus komprehensif dengan mengundang pakar-pakar yang memang ahli dibidangnya. Jadi tidak bisa hanya berpendapat, harus mempertimbangkan aspek ilmiah’” ujarnya.
Menurutnya, pemindahan penduduk bantaran Sungai Karang Mumus harus dilakukan secepatnya. Begitu juga dengan pasar Sungai Dama yang yang sering menjadi biang kemacetan lalulintas.
“Pemindahan penduduk yang paling tepat menurut Saya, adalah ke Samarinda Seberang. agar wilayah tersebut cepat berkembang,” ujarnya. (vb/upik)

Pembentukan Kaltara Tidak Harus Ditunda

December 23, 2008 by yuli  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Penundaan pemekaran Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan respon negatif. Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kaltim, Drs Syachrul Eddy mengaku penundaan itu sangat disesalkan, sementara aspirasi masyarakat dikawasan utara Kaltim begitu kuat dan tidak bisa dibendung. “Ini sunguh disesalkan.Mengapa keinginan ini harus tertunda,” tanya Syachrul Edy.

Ia mengaku, pembentukan Kaltara merupakan aspirasi permintaan masyarakat di Utara Kaltim yang menginginkan ada perubahan terhadap tata pembangunan di daerah Utara Kaltim. Jika aspirasi itu tidak mendapat respon, ia mengaku, tentu membuat kecewa pengusung aspirasi tersebut dan membuat keinginaan menata pembangunan tidak bisa terwujud,”Kondisi ini tentu menimbulkan kerawanan.dan saya berharap kerawanan itu tidak menimbulkan efek buruk terhadap pembangunan daerah,”harap Syachrul Edy.
Menurut Syachrul perecapatan pemekaran Kaltara adalah merupakan jawaban terhadap laju pertumbuhan pembangunan di kawasan tersebut yang dipandang bergerak lamban dibandingkan kawasan lain di Kaltim.

Laju pertumbuhan tersebut berbalik arah dengan kondisi dilapangan. Kondisi kurang terperhatikan itu tertuju pada prasarana infrastruktur. ”Saya menilai kondisi infrastruktur di daerah Utara masih memprihatinkan,” ucap Syachrul.

Kondisi tersebut diakui Syachrul sama menimpa kawasan perbatasan. “Sama kawasan perbatasan infrastruktur belum tertata baik,” sebutnya.

Tentang sikap kongkret akibat penolakan terhadap percepatan pemekaran Kaltara, wakil rakyat di DPRD Kaltim siap melakukan dialog dengan pemrintah pusat guna memberikan dukungan terhadap percepatan pemekaran Kaltara. “Kapanpun diperlukan DPRD siap memberi dukungan,” kata Syachrul. (hmsdprd2/vb-01)

Pola Pikir Pengaruhi Kecintaan Produk Dalam Negeri

December 23, 2008 by yuli  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Derasnya serbuan barang-barang impor ke Indonesia membuat kekhawatiran pemerintah terhadap kelangsungan produk lokal. Untuk itu, Depkominfo RI bekerjasama dengan Pemprov Kaltim gencar mengadakan kampanye cinta produk dalam negeri.

Dalam dialog di Hotel MJ Samarinda, Selasa (23/12) menghadirkan pembicara Kepala Disperindagkop Provnsi Kaltim, Ir, Lamrie, Pengamat Ekonomi HR Daeng Naja dan Endro S. Effendi dari Kaltim Post.

Menurut Irianto Lamrie mengatakan bahwa saat ini di Kaltim terdapat 500 ribu Usaha Kecil Menengah (UKM) dari berbagai sektor usaha.
Kendala permodalan, kualitas dan kemasan produk serta pemasaran yang terbatas, menjadi masalah utama yang dihadapi UKM di Kaltim.

Sementara itu, Daeng Naja, sulitnya masyarakat mencintai produk dalam negeri karena masih adanya pola piker dan kebiasaan masyarakat yang menganggap bahwa produk luar negeri lebih bagus dan bergengsi.

Sedangkan Endro S. Effendi yang menjelaskan tentang peranan pers, mengatakan bahwa media massa melalui iklannya, terutama televisi, sangat mempengaruhi minat dan keinginan masyarakat untuk bersifat konsumtif dan membanggakan produk luar negeri.(vb/01)

Next Page »

online counter