FPMKLK Terima 12 Mobil Sosial

August 16, 2009 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Forum Pemerhati Masyarakat Kecamatan Loa Kulu (FPMKLK) kini memiliki 12 mobil sosial. Mobil tersebut diserahkan kepada 12 Desa di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Penyerahan mobil tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy didampingi Pj Bupati Kukar H Sjachruddin di halaman Kantor Camat Loa Kulu Sabtu (15/8) lalu.

Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy saat menyampaikan sambutannya pada penyerahan 12 mobil sosial meminta perusahaan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau organisasi kemasyarakatan lainnya yang ada di Kaltim agar menjadikan Loa Kulu sebagai contoh.

Wagub Kaltim Farid Wadjdy didampingi Pj Bupati Kukar H Sjchruddin menyerahkan kunci mobil kepada 12 ketua FPMKLK tingkat Desa di Kecamatan Loa Kulu secara simbolis  (foto : Heru)

Wagub Kaltim Farid Wadjdy didampingi Pj Bupati Kukar H Sjchruddin menyerahkan kunci mobil kepada 12 ketua FPMKLK tingkat Desa di Kecamatan Loa Kulu secara simbolis (foto : Heru)

Karena FPMKLK benar-benar menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat dengan bermitra kepada perusahaan setempat (PT.MPP). Dengan membuat program dan menjalankan alokasi dana dari bagi hasil PT MPP (Rp 5,8 T) untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Loa Kulu.

“Luar biasa, saya sangat apresiasi kepada Perusahaan dan Forum ini, banyak perusahaan lain di Kaltim yang lebih besar namun belum sepenuhnya memberikan konstribusi yang besar bagi masyarakat,” ujar Farid disambut tepuk tangan meriah oleh tokoh masyarakat yang hadir pada acara tersebut.

Farid berharap perusahaan lainnya yang ada di Kaltim agar benar-benar memperhartikan masyarakat. Selain itu Perusahaan harus waspada terhadap bencana Geologi akibat tambang, dengan menyiapkan dana dan membuat pemetaan terhadap daerah rawan bencana tersebut untuk memberi peringatan dini terhadap masyarakat sekitarnya.

Sementara itu senada dengan Farid, Pj Bupati Kukar H Sjachruddin juga menyambut baik apa yang telah dilakukan FPMKLK dan PT MPP.
“Memang sudah seharusnya perusaahan memperhatikan masyarakat sekitarnya, mudah-mudahan perusahaan lainnya bisa seperti ini,” ujarnya

Selnjutnya Sjachruddin berpesan kepada FPMKLK agar dana bagi hasil tersebut dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat, dengan transparan penuh keterbukaan. Serta 12 mobil tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan sosial masyarakat.

Ketua FPMKLK Rudiansyah mengatakan mobil tersebut digunakan untuk kegiatan sosial masyarakat, seperti melayani orang sakit, kegiatan keagamaan serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Mobil ini untuk melayani masyarakat di 12 desa yang ada di Loa Kulu, tujuannya semata-mata hanya untuk memberikan pelayanan sosial bagi masyarakat,” ujar Rudiansyah. Dijelaskannya bahwa mobil tersebut merupakan salah satu bentuk bagi hasil dengan PT Mega Prima Persada (MPP) yang menggarap 1000 hektar lahan batu bara milik FPMKLK. PT MPP mulai menggarap lahan tersebut sejak Februari 2009, selanjutnya pada April lalu FPMKLK mendapatkan bagi hasil dengan kontrak 2,5 USD/ (metrik ton) MT dari hasil tambang, yaitu sebesar Rp 1,7 miliar. Serta bagi hasil selanjutnya yang telah diterima oleh FPMKLK yaitu di bulan Juli sebesar Rp 5,8 miliar.

Dikatakan Rudiansyah, dengan dana tersebut FPMKLK telah menyusun program untuk 12 desa di Loa Kulu yaitu untuk pendidikan dialokasikan dana 20 persen, Kesehatan juga 20 persen, keagamaan 10 persen, Infrastruktur 25 persen, kepemudaan 10 persen.

“Selain untuk program sosial seperti diatas, forum juga memberikan tunjangan kepada aparatur pemerintahan desa dengan alokasi kurang lebih 15 persen,” paparnya.

Tunjangan tersebut yaitu untuk Kades Rp 1 juta/bulan, Sekdes Rp. 650 ribu/perbulan, staf desa Rp 500 ribu/bulan, bendahara desa Rp 500 ribu/bulan, staff ADD/staff umum Rp 350 ribu/bulan, Kepala Dusun Rp 300 ribu/bulan, dan Ketua RT Rp 250 ribu/bulan. Serta untuk Opersional Desa, BPD, dan LPM masing-masing Rp. 3.500.000/bulan, operasional adat Rp 2.500.000/bulan, dan operasional PKK Rp 1.500.000/bulan. Lebih lanjut Rudiansyah mengatakan, akan selalu membuat program semata-mata untuk melayani masyarakat , dengan tujuan utamanya yaitu membangun masyarakat Kukar khususnya masyarakat Loa-Kulu.

“Saya harap dukungan dukungan dan saran masyarakat Loa Kulu agar forum terus dapat membangun Loa Kulu,” harapnya.

Usai sambutan, Farid didampingi H Sjchruddin menyerahkan kunci kepada 12 ketua FPMKLK tingkat Desa di Kecamatan Loa Kulu secara simbolis, dilanjutkan dengan peninjauan mobil tersebut. (hmp03)

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "FPMKLK Terima 12 Mobil Sosial"

  1. Dedi Suhendri on Sat, 10th Jul 2010 8:53 am 

    Sangat bagus…kami ingin FPMKLK bisa menularkan ke Kecamatan-kecamatan lain

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.