1.400 Guru Ikuti Pelatihan Laptop Media Pembelajaran

December 17, 2012 by  
Filed under Serba-Serbi

TENGGARONG – vivaborneo.com, Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar Kamis (13/12) kemarin, menggelar pelatihan pemamfaatan Laptop untuk media pembelajaran (program Satu Guru Satu Laptop), di Aula SD Negeri 028 Tenggarong.

Pelatihan ini diikuti 1.400 orang guru penerima laptop di 18 kecamatan yang dilaksanakan di masing-masing kecamatan, dengan melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdik Kecamatan.

Pelatihan yang dilaksanakan secara bertahap ini menghadirkan 7 orang instruktur dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berasal dari Guru-guru Tenggarong, SMK Negeri I, SMA Negeri II serta SMP Negeri II.

Kegiatan yang digelar selama 3 hari ini resmi dibuka Staf Ahli Bupati Kukar Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), H Otoy Usman.

Bupati Kukar Rita Widyasari dalam sambutannya yang disampaikan H Otoy Usman, mengatakan pemkab sangat memberikan apresiasi terhadap upaya ini di dalam mewujudkan kemajuan teknologi, khususnya terhadap komputerisasi dalam segala aspek pembangunan, khususnya dalam hal ini adalah pendidikan.

Hal ini telah ditegaskan dalam prinsip pembangunan Gerbang Raja, khususnya dalam meningkatkan SDM bagi pembangunan. Kukar sangat membutuhkan orang-orang yang memiliki pemikiran teknologi dalam pemamfaatannya, khususnya dalam pemamfaatan terhadap realitas pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Otoy, pembangunan perlu diwujudkan dari pemikiran-pemikiran modern yang relevan bagi kebutuhan masyarakat di era globalisasi. Oleh sebab itu, pemerintah mengupayakan bagi pendidikan di daerah ini untuk terlibat dalam perkembangan teknologi, dengan memberikan bantuan laptop bagi para guru untuk mengembangkan profesinya dalam dunia pendidikan,” imbuhnya.

“Kami berharap pelatihan ini dapat menghasilkan manfaat yang relevan dan konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Kukar, sehingga pergerakan modernisasi dalam tuntutan global dapat dihadapi oleh realitas pendidikan di daerah ini,” harap Otoy.

Sementara Kepala Disdik Kukar Hermawan dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Disdik M Taufik, bahwa pelatihan ini dimaksudkan agar outcome dari pengadaan laptop (Notebook) program satu guru satu laptop dapat tercapai maksilam.

Karena laptop yang diberikan kepada masing-masing guru di Kukar hanyalah merupakan salah satu alat (Hardware) penunjang dalam proses pembelajaran dan tanpa didukung pengguna (Braineware) dengan kemampuan yang baik, maka laptop yang telah dibagikan tersebut tidak akan bermanfaat,” katanya.

“Selain itu juga 1.400 peserta di 18 kecamatan yang diberikan materi dasar dan ditujukan kepada guru penerima laptop yang belum bisa memanfaatkan laptop dengan baik, sehingga setelah pelatihan ini diharapkan akan mampu mengoperasikan laptop sesuai dengan kebutuhan dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah masing-masing,” tambah Taufik. (vb/rahman)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.